Maharany: Saya tidak munafik, saya terima uang Rp 10 juta

    Reporter : Laurel Benny Saron Silalahi | Selasa, 5 Februari 2013 21:03

    Maharany: Saya tidak munafik, saya terima uang Rp 10 juta
    Maharany. ©2013 Merdeka.com/benny

    Merdeka.com - Mahasiswi Moestopo Maharany Suciyono menjadi pembicaraan usai KPK menangkapnya di Hotel Le Meridien bersama Ahmad Fathonah, orang dekat mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq. Rany, panggilan akrabnya mengaku menerima uang dari Ahmad Fathonah di kafe hotel tersebut.

    "Namanya manusia, saya tidak munafik, saya terima uang itu," kata Rany dalam jumpa pers di Hotel Nalendra di Jl Kebon Nanas, Jakarta Timur, Selasa (5/2).

    Rany mengatakan, dirinya sempat menanyakan maksud pemberian uang tersebut, karena dia baru saja mengenal Fathonah. "Ini uang buat apa ? Dan dia (Ahmad Fathonah) bilang kalau uang itu untuk perkenalan," ujar Rany.

    Menurut Rany, dia tidak mengenal Fathonah, dia hanya mengetahui kalau orang dekat Luthfi Hasan Ishaaq itu adalah pengusaha. "Yang saya tahu dia (Fathonah) pengusaha," tegasnya.

    Rany membantah menjadi alat gratifikasi seks bagi politisi yang ditangkap KPK di hotel itu. "Saya ingin meluruskan, saya ditangkap saat berada di kafe bukan di kamar," kata dia.

    [ded]

    Rekomendasi Pilihan


    Komentar Anda



    BE SMART, READ MORE