MA: Wartawan bisa menolak jadi saksi di persidangan

Reporter : Baiquni | Senin, 25 Juni 2012 15:04




MA: Wartawan bisa menolak jadi saksi di persidangan
wartawan. merdeka.com/shutterstock

Merdeka.com - Keberadaan saksi dalam sebuah persidangan memang memiliki peran sangat penting untuk mengungkap fakta sebuah kasus. Tetapi, hal itu tidak berlaku bagi wartawan. Para jurnalis dapat menolak hadir dalam persidangan.

"Wartawan tidak perlu hadir apabila diminta menjadi saksi," ujar Kepala Biro Hukum dan Humas Mahkamah Agung (MA) dalam workshop bertajuk 'Memahami Bahasa Hukum dan Sistem Peradilan' di Gedung MA, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (25/6).

Ridwan mengatakan, keterangan wartawan sebagai saksi cukup diwakili lewat karya jurnalistik yang telah dibuatnya. Karya tersebut dapat berupa laporan pemberitaan maupun foto jurnalistik yang terkait perkara tertentu.

"Karya jurnalistik dapat menjadi kesaksian tanpa wartawan itu hadir dalam persidangan," kata Ridwan.

Selanjutnya, Ridwan menambahkan, karya jurnalistik yang dibuat oleh seorang wartawan dapat dijadikan bukti dalam sebuah persidangan.

"Tulisan atau pun foto itulah yang kemudian menjadi saksi dan 'berbicara' untuk pembuktian seorang terdakwa. Biar masyarakat yang menilai apakah benar atau tidak berita itu," terangnya.

Sehingga, kata Ridwan, wartawan diharuskan membuat pemberitaan yang jujur. Tidak boleh mencampuradukkan antara fakta dan opini pribadi. Hal ini mengacu pada Undang-undang (UU) Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

[ren]


Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG iREPORTER
LATEST UPDATE
  • Parlemen Israel ingin komplek Al-Aqsa dibagi buat muslim-Yahudi
  • Kedapatan bawa sabu dan alat isap, siswa SMP di Sampit dibekuk
  • Media komunitas di Yogya siap pelototi pemerintahan yang korup
  • Jennifer Lawrence beli rumah Rp 84 miliar, yuk intip isinya!
  • Setelah Puan, Ryamizard dan Hasto juga datangi ke rumah Mega
  • Bambang Soesatyo: Jokowi harusnya juga dapat stabilo kuning KPK
  • Belum ada menteri, kalau Jokowi & JK ditembak mati negara kacau
  • Belum ada kabinet, pemerintahan mandek di tengah banyak PR
  • Jokowi dinilai tak bebas susun kabinet karena banyak intervensi
  • Pilot lulusan STPI Curug pilih berkarir di Garuda Indonesia
  • SHOW MORE