Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

M Nuh: Boleh demo tapi tak pakai emosi

M Nuh: Boleh demo tapi tak pakai emosi Mendikbud M Nuh. merdeka.com/dok

Merdeka.com - Rencana pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) tampaknya tidak bisa ditawar lagi. Belum lagi kebijakan itu diterapkan, masyarakat sudah bergolak melakukan penolakan.

Menanggapi maraknya aksi demo tolak kenaikan BBM tersebut, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan , meminta masyarakat menyampaikan aspirasi dengan cara yang tidak melanggar kepentingan umum.

"Demo boleh, tapi tetap jangan emosionalitasnya yang ditonjolkan tanpa dibarengi oleh kekuatan rasionalitas nya itu," kata di sela-sela pertemuan dengan para pimpinan perguruan tinggi, di kantor Kemendikbud, Jakarta, Kamis (15/3).

Nuh paham dengan protes-protes masyarakat semacam ini. Menurutnya, semua pihak tentu akan berat menerima kebijakan yang dianggap memberatkan kehidupan ekonominya. Kata Nuh, setiap orang itu memang rumusnya tidak suka kalau kenikmatannya dikurangi.

"Begitu dikurangi pasti protes, bahkan seseorang itu supaya mau menunaikan apa yang dimiliki untuk orang lain, itu kan sampai diancam dahulu kalau tidak memberikan sesuatu. Itu pun juga masih belum tentu menyalurkan dan itu adalah sosiologi manusia," tambahnya.

Nuh yakin demo protes seperti ini tidak akan berlangsung lama. Kalau memang merasa keberatan dengan kebijakan tersebut, Nuh meminta masyarakat menolak dengan cara yang elegan.

"Demonya tetap masih ada. Tapi justru itulah yang harus kita dorong, bahkan bila perlu tidak ada salahnya bagi kawan-kawan yang belajar tentang ekonomi teknik dikasih soal untuk mengkajinya, jadi kalau ada kasus seperti ini apa solusinya, itulah yang menarik, ini kan kasus yang benar-benar bisa diujicobakan di kuliah-kuliah," tandas Nuh. (mdk/lia)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP