Libur Lebaran, Borobudur targetkan 256 ribu pengunjung

Reporter : Parwito | Kamis, 16 Agustus 2012 17:03




Libur Lebaran, Borobudur targetkan 256 ribu pengunjung
borobudur. shutterstock

Merdeka.com - PT Taman Wisata Candi Borobudur (PT TWCB) sebagai pengelola obyek wisata candi Borobudur Magelang, Jateng memasang target selama liburan Lebaran pada 17-26 Agustus 2012 mendatang akan dikunjungi sekitar 256 ribu wisatawan.

Jumlah kunjungan itu akan terjadi antara H+3 dan H +4 Lebaran yang diprediksi dalam satu harinya jumlah kunjungan wisatawan hingga 40.000 perhari.

"Kami perkirakan masa ramai liburan Lebaran sekitar 10 hari mulai tanggal 17 hingga 26 Agustus 2012. Target kami kalau lebaran tahun lalu 220.718 maka untuk Lebaran kali ini paling tidak 30 persen di atas tahun lalu sekitar 256.000," tegas Kepala Unit PT TWCB Kabupaten Magelang, Bambang Irianto di Ruang Pertemuan Hotel Manohara Kompleks Candi Borobudur Kabupaten Magelang, Jateng, Kamis (16/8).

Bambang menjelaskan pada liburan Lebaran kali ini, pihak manajemen PT TWCB tidak akan menaikkan harga tiket masuk ke Candi Borobudur. Baik untuk wisatawan nusantara (wisnus) maupun wisatawan mancanegara (wisman).

Untuk tiket masuk sama seperti hari-hari biasa yaitu sebesar Rp 30 ribu untuk pengunjung wisnus dewasa dan Rp 12.500 bagi wisnus anak. Sementara untuk wisman dewasa 20 dolar AS dan wisman anak 10 dolar AS.

Bambang menuturkan untuk memberikan sajian hiburan kepada pengunjung, PT TWCB sudah mengagendakan beberapa pementasan kesenian tradisional di Museum Karmawibangga Taman Wisata Candi Borobudur, terdiri dari; Pentas Tari Tradisional, Tari Cokekan, Pertunjukan Sulap, Pertunjukan Orkes Keroncong, dan Pagelaran Wayang kulit mulai 21- 26 Agustus 2012 mendatang.

Selain itu, PT TWCB juga telah bekerja sama dengan pihak ketiga untuk memberikan fasilitas atraksi tambahan seperti kuda tungggang, andong wisata, dan sepeda wisata. Seluruh sajian hiburan dan fasilitas atraksi tambahan tersebut diharapkan dapat menambah lama kunjungan wisatawan di Candi Borobudur dan kawasan sekitar.

"Untuk meningkatkan lama kunjungan fasilitas di dalam dalam bentuk hiburan dengan nuansa Borobudur dengan partisipasi kelompok lingkungan Borobudur. Yang biasanya sejam bisa 3-4 jam kunjungan. Efeknya pedagang sekitar Borobudur bisa nikmati kedatangan pengunjung," ujarnya.

Bambang menambahkan, untuk mengantisipasi terjadi kemacetan arus lalu lintas menuju Candi Borobudur Magelang, PT TWCB juga telah mempersiapkan rambu petunjuk arah yang dipasang di sekitar Taman Wisata Borobudur di antaranya di Palbapang, Blondo, dan Salaman.

"Misalnya, pengunjung yang menggunakan bus dari arah Yogyakarta harus melalui Blondo, sehingga di Pertigaan Palbapang lurus tidak boleh belok kiri. Kalau tempat parkir di TWCB penuh, pengunjung bisa memanfaatkan kantong-kantong parkir yang disediakan masyarakat yang sudah bekerjasama dengan pihak manajemen," pungkas Bambang.

[hhw]

KUMPULAN BERITA
# Lebaran# Liburan# Mudik

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG iREPORTER
LATEST UPDATE
  • Jokowi disebut miliki indra keenam
  • Mantan Sekda Aceh Tenggara jadi terdakwa korupsi
  • Review: palu West Ham hantam The Citizens
  • Pekanbaru marak pencurian, polisi kerahkan tim pemburu preman
  • Ahmad Dhani, Al, El dan Safeea serba putih di resepsi Raffi Ahmad
  • Penampakan awal karir Miranda Kerr, seperti apa?
  • Besok Bandung gelar street festival, hindari kawasan Gasibu
  • Pesan Raffi Ahmad untuk Olga Syahputra di pernikahannya
  • Jokowi minta media setop spekulasi tanda merah & kuning dari KPK
  • Jokowi belum akan tetapkan Hari Santri pada 1 Muharram ini
  • SHOW MORE