Lempar bom molotov, empat pelajar jadi tersangka

Reporter : Yulistyo Pratomo | Kamis, 16 Mei 2013 22:33




Lempar bom molotov, empat pelajar jadi tersangka
bom molotov. ©shutterstock.com

Merdeka.com - Polisi menangkap 11 pelajar karena melakukan pelemparan bom molotov di pos satpam SMK Negeri 3 Yogyakarta. Empat di antaranya ditetapkan sebagai tersangka karena terlibat langsung dalam kejadian tersebut.

"Dari hasil penyidikan diketahui ada empat pelajar yang memiliki ide dan melakukan aksi tersebut sehingga mereka ditetapkan sebagai tersangka," kata Kasatreskrim Polresta Yogyakarta, Kompol Dodo Hendro Kusumo di Yogyakarta, Kamis (16/5), seperti dilansir Antara.

Keempat tersangka itu berinisial OS, WW, YP dan RY. RY dan YP karena terkait pelemparan bom molotov pertama, sedang dua tersangka lain terkait pelemparan bom molotov kedua yang akhirnya meledak.

Keempat tersangka tersebut dapat dijerat dengan pasal 187 tentang pembakaran dan pasal 170 tentang perusakan barang dan pasal 55 serta 56 KUHP.

Dari hasil penyidikan juga diketahui aksi pelemparan bom molotov dilakukan berdasarkan motif dendam, karena keempat tersangka mengaku diancam pelajar dari SMK yang diserangnya. Saat kejadian, mereka datang dengan sejumlah rekannya menggunakan sepeda motor.

Sebelum menetapkan empat tersangka, polisi menangkap belasan belajar yang diduga ikut terlibat aksi pelemparan bom molotov. Pada kejadian itu, seorang anggota polisi mengalami luka bakar.

[tyo]




Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER TOP 10 NEWS
Most Viewed Editors' Pick Most Comments

TRENDING ON MERDEKA.COM

LATEST UPDATE
  • Agung siap Munas 2015, Golkar gagal masuk koalisi Jokowi?
  • Ekspor melorot, Kemendag janji seimbangkan negara mitra dagang
  • Agung Laksono harap koalisi Merah Putih & Demokrat tidak oposisi
  • Indonesia di ambang krisis pangan
  • Saudi berencana pindahkan makam Nabi Muhammad
  • Foto syur berbaju PNS beredar luas, Rinada bisa jadi tersangka
  • Ini 5 alasan kenapa jeruk nipis baik untuk rambut
  • Suku Anak Dalam tuntut dana Rp 1,6 M dari PT Asiatic Persada
  • Agung: Pernyataan Muhaimin cambuk bagi kami
  • PDIP sebut pertemuan Jokowi-Hatta sinyal positif kerjasama
  • SHOW MORE