KY: Sulit mendapat Hakim Agung baik seperti Taufik

Reporter : Baiquni | Senin, 17 Desember 2012 18:11

KY: Sulit mendapat Hakim Agung baik seperti Taufik
Gedung Mahkamah Agung. Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Hakim Agung M Taufik telah dipanggil menghadap Sang Kuasa karena menderita kanker. Komisi Yudisial (KY) merasa kehilangan sosok hakim dengan rekam jejak baik seperti Taufik.

"KY merasa kehilangan seorang Hakim Agung yang baik. Untuk mencari calon Hakim Agung yang baik tidaklah mudah," ujar Wakil Ketua KY Imam Anshori Saleh di kantornya, Jl Kramat Raya, Jakarta, Senin (17/12).

Imam mengatakan, meninggalnya Hakim Agung Taufik tentu menyebabkan kekosongan pada institusi Mahkamah Agung (MA). Oleh karena itu, dia mengimbau agar MA segera mengirimkan permohonan calon Hakim Agung ke KY.

"Kalau MA merasa kekurangan Hakim Agung dengan meninggalnya pak Taufik, diharapkan segera mengajukan permintaan ke KY untuk membuka pendaftaran lagi," kata Imam.

Selanjutnya, Imam menerangkan, permohonan itu akan dipenuhi KY sesegera mungkin sekaligus untuk membayar kekurangan satu orang Hakim Agung yang belum dapat dipenuhi KY.

"Selain pak Taufik, KY masih berutang satu Hakim Agung. Artinya, kalau ada dua kekurangan KY harus menyiapkan enam orang calon," pungkas dia.

[dan]

Komentar Anda


Suka artikel ini ?
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman


JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya





Be Smart, Read More
Back to the top
Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • 2 Orang diperiksa terkait kebakaran di terminal 2E Soekarno-Hatta
  • Ketahuan jadi calo penerimaan Bintara, 3 polisi di NTT diusut Propam
  • Mau punya anak, Raffi Ahmad tak mau seperti bapak-bapak
  • Dituduh tersangka korupsi, Marzuki Alie bilang mulut Ruhut bau busuk
  • Pilkada serentak, Demokrat buka peluang usung kader partai lain
  • Bakal jadi KaBIN, Sutiyoso gelar 'bukber' dengan relawan Jokowi-JK
  • Demokrat tak masalah jika Marzuki Alie hengkang dari partai
  • 'Manchester United tak cukup besar untuk Hugo Lloris'
  • Peresmian PLTP, Jokowi dan Menteri Rini kompak beli jaket kulit
  • 90 Orang kena denda larangan merokok di Beijing
  • SHOW MORE