KPK harus ungkap aktor utama cek pelawat
Merdeka.com - Vonis dua tahun enam bulan kepada Nunun Nurbaetie dinilai hanya sebagai figuran saja. Menurut anggota komisi III DPR Martin Hutabarat, KPK seharusnya mengetahui siapa aktor utama dalam kasus cek pelawat tersebut. Vonis dua tahun enam bulan adalah membuktikan bahwa Nunun hanya figuran dalam sinetron cek pelawat.
"Harapan rakyat sangat tinggi bahwa kasus cek pelawat ini akan terbongkar. Tapi selama peradilan harapan itu tidak terlihat. Yang dipertontonkan adalah pemain figuran yang dimainkan Nunun," kata Martin Hutabarat kepada wartawan di DPR, Jakarta, Rabu, (9/5).
"Vonis dua tahun enam bulan bukti bahwa Nunun hanya figuran saja, KPK harus bertindak. Jangan hanya berhenti di Nunun. KPK harus tahu persis siapa aktor utamanya," lanjutnya dengan tegas.
Martin menilai, kasus ini begitu menyakitkan dan banyak retorikanya. Orang berharap ada sesuatu yang luar biasa.
"Tapi yang ditontonkan hanya figuran yang saling tengkar, dan KPK tidak berani menyebut siapa aktor utama dari pemain cek pelawat ini," tegas Martin.
Sebelumnya diberitakan, majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta, memutuskan Nunun Nurbaetie bersalah atas kasus suap cek pelawat pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia 2004 lalu. Akibat perbuatannya, Nunun divonis dua tahun enam bulan. (mdk/hhw)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya