Merdeka.com tersedia di Google Play


KPK duga Land Cruiser Fathanah sebenarnya milik Luthfi Hasan

Reporter : Putri Artika R | Kamis, 18 April 2013 02:01


KPK duga Land Cruiser Fathanah sebenarnya milik Luthfi Hasan
4 Mobil Ahmad Fatanah. ©2013 Merdeka.com/putri artika

Merdeka.com - KPK terus menelusuri penyamaran aset yang dilakukan Mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq dari hasil perbuatan korupsinya. Hasilnya, penyidik menemukan mobil Toyota Land Cruiser Prado yang disita dari Ahmad Fathanah beberapa waktu lalu, milik Luthfi.

"Diduga milik LHI tapi bisa atas nama orang lain," ujar Juru Bicara KPK Johan Budi SP, Rabu (17/4).

Toyota Land Cruiser Prado bernopol B 1739 itu telah disita KPK bersama mobil-mobil Fathanah lainnya. Fathanah membeli mobil itu dari Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI dari PKS, Jazuli Juwaini.

Fathanah membeli mobil itu setelah Pilkada Banten 2012 melalui salah satu showroom. Pembayaran mobil tersebut dilakukan dengan cara meneruskan kredit dari Jazuli. Harga kredit toyota prado tersebut sekitar Rp 900 juta. Fathanah pun meneruskan kredit tersebut sekitar Rp 600 juta.

"Dia nerusin kredit itu, sekitar Rp 600 juta," ujar Jazuli beberapa waktu lalu saat diperiksa.

Dalam pengembangan kasus suap pengurusan impor daging di Kementan RI, KPK menemukan dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) terhadap Ahmad Fathanah. Penyidik menduga Ahmad Fathanah melakukan penyamaran aset dari uang Luthfi Hasan Ishaaq. Orang terdekat Luthfi itu dijerat dengan pasal 3 atau 4 atau 5 UU Nomor 8/ 2010 tentang pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang juncto pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

KPK menyita empat mobil mewah atas nama Ahmad Fathanah ini. Keempat mobil itu yakni Toyota FJ Cruiser hitam bernomor polisi B 1330 SZZ dan Alphard putih bernomor polisi B 53 FTI yang dibeli di dealer di Pondok Indah, Land Cruiser Prado hitam bernomor B 1739, serta sebuah Mercedes Benz.

Selain Fathanah, Luthfi juga ditemukan melakukan TPPU. Luthfi dijerat dengan Pasal 3 atau Pasal 4 dan Pasal 5 UU Nomor 8/ 2010 tentang pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang juncto pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. Penyidik menduga Luthfi menyamarkan harta dari hasil korupsi suap pengurusan kuota impor daging sapi di Kementan RI.

[ian]


Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya


JANGAN LEWATKAN BERITA FOLLOW MERDEKA.COM
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Kasus Suap Daging, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Kasus Suap Daging.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup






Komentar Anda


Smart people share this
Back to the top

Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER TOP 10 NEWS
Most Viewed Editors' Pick Most Comments

TRENDING ON MERDEKA.COM

LATEST UPDATE
  • David Bruckner 'V/H/S/' akan garap 'FRIDAY THE 13TH'?
  • Bocoran Terbaru Tentang Tokoh Vision di The Avengers 2
  • Dahlan Iskan Bebaskan Proses Kreatif Pembuatan Sepatu Dahlan
  • Wamenkeu usul subsidi listrik diubah jadi voucher seperti BLT
  • 70% korban kecelakaan lalu lintas di Palu usia muda
  • Terlalu sering main tablet bikin sakit leher?
  • Bantah deal dengan Golkar, Hanura lirik PDIP
  • Tolak digusur KAI, warga Tanjung Priok blokir jalan
  • Soal ujian nasional di Jayapura rusak
  • Naik Bandros bareng Emil, Jokowi bilang 'bagus ya'
  • SHOW MORE