KPK diminta selidiki dugaan korupsi di IPDN

Reporter : Putri Artika R | Rabu, 8 Mei 2013 12:19




KPK diminta selidiki dugaan korupsi di IPDN
Gedung KPK. ©2012 Merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Puluhan orang yang menamai dirinya Aliansi Mahasiswa Pemuda Jatinangor (Ampuja) mendatangi Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan. Mereka menuntut KPK mengusut praktik korupsi di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN).

Sekelompok orang asal Jawa Barat ini memperoleh data bahwa setiap orang yang ingin mendaftar dan ingin diterima sebagai calon Pamong Praja di IPDN, diduga terlebih dahulu harus menyetor uang antara Rp 100 - 300 juta kepada oknum-oknum di lingkungan IPDN dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

"Setidaknya IPDN menerima 2.000 calon praja setiap tahunnya. Bila kita asumsikan jumlah penerimaan calon praja setiap tahun dikalikan dengan uang pelicin antara Rp 100-300 juta, maka total uang yang masuk ke kantong oknum IPDN berkisar Rp 600 miliar setiap tahun," kata kordinator aksi Maman Suratman di KPK, Rabu (8/5).

Oleh sebab itu Maman meminta KPK memeriksa Rektor IPDN I Nyoman Sumaryadi dan Sekjen Kementerian Dalam Negeri Diah Angraini yang kemungkinan terlibat. Sebab selama ini Rektorat dan Sekjen kementerian yang menentukan berapa jumlah dan siapa saja diterima sebagai calon Pamong Praja IPDN.

"Bahkan yang lebih sadis lagi berdasarkan hasil temuan pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), rincian aset yang belum dicatat oleh Satuan Kerja IPDN Kampus Pekanbaru Riau sebesar Rp 2.549.057.210," ujarnya.

Maman menjelaskan, kasus-kasus tersebut telah melanggar Undang-Undang No 1 tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara, Kepres Nomor 42 Tahun 2002 tentang Pedoman Pelaksanaan APBN dan PP Nomor 60 Tahun 2008 tentang Sistem Pengendalian Intern Pemerintah.

"Kami harap KPK berani membongkar mafia atau sindikat IPDN yang nyata-nyata telah merugikan masyarakat dan negara dan kami minta KPK segera periksa dan tangkap Rektor IPDN I Nyoman Sumaryadi dan Sekjen Kementerian Dalam Negeri Diah Angraini," ujarnya.

[mtf]
Suka artikel ini ?
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman

KUMPULAN BERITA
# Kasus Korupsi# KPK

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya







Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top
Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Mabuk-mabukkan, 4 pemuda dihukum ngepel masjid
  • KPAI: Anak jadi begal karena mau senang-senang tapi tak punya uang
  • Pemenang tender UPS fiktif, Ahok selidiki bagian ULP
  • Ahok diskusi dengan Denny Indrayana dan Refly Harun di kantornya
  • Hiu super langka muncul di Australia, pamer wajah buruk rupa
  • Ical: Putusan hakim mahkamah partai menangkan Agung Laksono tak sah
  • Inilah 4 raja drama Korea sekarang, pilih yang mana?
  • CV Tanjung Langit: Kita dapat proyek UPS dari tender sesuai prosedur
  • Dimenangkan Mahkamah Partai, kubu Agung komitmen keluar KMP
  • Duo 'Bali Nine' besok pagi diterbangkan ke Lapas Nusakambangan
  • SHOW MORE