KPK: Bupati Buol ditangkap di rumahnya pukul 03.30

Reporter : Putri Artika R | Jumat, 6 Juli 2012 08:37

 KPK: Bupati Buol ditangkap di rumahnya pukul 03.30
kasus bupati buol sulteng. ©2012 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi pihaknya telah menangkap Bupati Buol, Sulawesi Tengah, Amran Batalipu. Dia ditangkap di sekitar rumahnya, Jumat (6/7) dinihari tadi.


"Ditangkap di sekitar rumahnya sekitar 03.30 WITA," kata Juru Bicara KPK, Johan Budi, lewat pesan singkat.

Sebelumnya, Moch Is Bakulu, anggota keluarga Amran, mengakui penyidik KPK menangkap sang bupati saat hendak tidur.

"Saat mereka datang ke rumah jabatan, tim KPK langsung menuju kamar tidur bupati dan membawanya ke mobil hanya menggunakan kain sarung yang dipakai tidur," kata Moch Is Bakulu, seorang anggota keluarga Bupati Buol melalui telepon, seperti dikutip Antara.

KPK sebelumnya menetapkan Bupati Buol Amran Batalipu sebagai tersangka. Dia diduga menerima suap terkait penerbitan hak guna lahan kelapa sawit dari PT Hardaya Inti Plantation, perusahaan milik anggota Dewan Pembina Partai Demokrat, Hartati Murdaya Poo.

KPK sebelumnya sudah menangkap Anshori, manajer di perusahaan kelapa sawit itu. KPK pun menangkap tiga orang yang merupakan rekan kerja Anshori. Satu orang telah ditetapkan tersangka yakni inisial GS dan dua orang lainnya D dan S akhirnya dilepas setelah diperiksa secara intensif.

[ren]

Rekomendasi Pilihan

KUMPULAN BERITA
# Suap Bupati Buol

Komentar Anda



BE SMART, READ MORE