Korupsi toilet, mantan Kadis Kebersihan DKI diperiksa Kejagung

Reporter : Dedi Rahmadi | Senin, 3 Juni 2013 10:22




Korupsi toilet, mantan Kadis Kebersihan DKI diperiksa Kejagung
Gedung Kejaksaan Agung. Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Agung (Kejagung) memeriksa Eko Bharuna, mantan Kadis Kebersihan Pemprov DKI Jakarta terkait tindak pidana korupsi pengadaan toilet. Eko diperiksa sebagai saksi.

"Dugaan tindak pidana korupsi mobil toilet VVIP besar dan kecil, 1 orang saksi, Eko Bharuna, mantan Kadis Kebersihan Prof DKI Jakarta," ujar Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Setia Untung Arimuladi di Jakarta, Senin (3/5).

Untung mengatakan penyidik Kejagung sudah menetapkan dua tersangka dalam kasus tersebut yaitu Lubis Latief sebagai Kuasa Pengguna Anggaran dan Aryadi sebagai Ketua Panitia Pengadaan.

Proyek pengadaan mobil toilet itu diperkirakan merugikan negara sebesar Rp 5,328 miliar.

Sebelumnya, Kejagung melakukan penyidikan kasus korupsi pengadaan kendaraan mobil toilet VVIP besar dan toilet kecil pada Dinas Kebersihan Pemprov DKI Jakarta tahun anggaran 2009 yang merugikan negara miliaran rupiah. Kasus dengan nomor penyidikan 61/F.2/Fd.1/04/2013 masih terus dikembangkan dengan memeriksa para saksi.

[has]

KUMPULAN BERITA
# Kasus Korupsi

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya







Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER TOP 10 NEWS
Most Viewed Editors' Pick Most Comments

TRENDING ON MERDEKA.COM

LATEST UPDATE
  • Bencana fashion, 'aset pribadi' Marissa Nasution nongol di TV
  • KPK sebut DPR tak kompeten untuk revisi KUHP
  • Anus rusak, mayat bocah di Tol Tembalang diduga korban pelecehan
  • Polres Pamekasan redam kericuhan warga vs petugas PLN
  • Bandel, 2 mantan anggota DPRD Bantul ini belum kembalikan laptop
  • CT minta proses izin usaha dipangkas, maksimal enam bulan
  • Pantau putusan MK, SBY batalkan perjalanan ke Papua
  • Polisi dalami rekaman CCTV pembunuhan pria pembawa emas batangan
  • Hakim MK makin dikawal ketat jelang putusan gugatan pilpres
  • CT minta warga lapor kalau PKL dipalak saat urus surat sakti
  • SHOW MORE