Korban Tewas Ledakan KM Amelia di Sungai Mahakam Jadi Dua Orang
Merdeka.com - Tim SAR telah menemukan jasad Arman (25), korban ledakan KM Amelia di Sungai Mahakam, Samarinda, Kalimantan Timur, pagi ini. Total korban meninggal menjadi dua orang.
Jasad Arman ditemukan mengambang di Sungai Mahakam pukul 07.10 Wita saat tim SAR menyisir sungai hari ketiga.
"Jasad korban ditemukan kurang lebih berjarak sekitar 20 meter dari lokasi kejadian (ledakan kapal saat bersandar di dermaga)," kata Kasi Operasi dan Siaga Basarnas Kaltim-Kaltara, Octavianto, Kamis (7/2).
Korban masih mengenakan celana panjang dan baju kaos. Di beberapa bagian tubuhnya ditemukan bekas luka bakar diduga akibat ledakan KM Amelia.

"Operasi SAR gabungan kita lanjutkan, mencari 1 korban lainnya atas nama Jamaludin, usia 50 tahun," tambah Octavianto.
Arman, merupakan korban meninggal yang kedua. Setelah sebelumnya, Ramadhan (20) meninggal dalam perawatan medis RS Dirgahayu pada Rabu (6/2) dini hari kemarin, akibat luka serius dideritanya.
"KM Amelia sebelum terjadinya ledakan, memuat sembako, gas elpiji, cat dan thinner. Dugaan sementara, ada kebocoran gas elpiji sehingga terjadi ledakan," kata petugas Bidang Tanggap Darurat dan Evakuasi BPBD Samarinda, Nanang Arifin, pagi ini.
Diketahui, ledakan besar terdengar dari KM Amelia, kapal bermuatan sembako dan gas elpiji rute Samarinda menuju Bidukbiduk kabupaten Berau, saat bersandar di dermaga Sungai Mahakam, Selasa (5/2) malam. Seketika kapal hancur. Sementara, sebab pasti ledakan masih diselidiki polisi.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya