Korban bentrokan di Maluku dilarikan ke RS Masohi
Merdeka.com - Korban bentrokan antar-warga desa Hualoi dan Sepa di Pulau Seram, Sabtu (29/12) petang, menjalani perawatan intensif di RSU Masohi, ibu kota Kabupaten Maluku Tengah.
Kabid Humas Polda Maluku AKBP Hasan Mukadar mengatakan, ketika dikonfirmasi, Sabtu malam, membenarkan empat korban pertikaian di wilayah Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) menjalani rawat inap di RSU Masohi.
"Keempatnya korban tersebut adalah Rivan Loasamba (15) dan Imran Kunio (18) masing-masing luka akibat lemparan benda keras di bagian belakang kepala, M Nurlessy (57) luka sabetan di kepala bagian kanan serta Pius Sainyakit (31) luka sabetan di kepala, mulut dan tangan," katanya seperti dilansir Antara.
Sebelumnya, Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Suhardi Alius membenarkan bentrokan antar-warga terjadi di Maluku Tengah.
"Benar, Kapolda Maluku sudah lapor ada keributan antar-kampung Maluku Tengah dengan Seram Barat," kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Suhardi Alius kepada merdeka.com.
Menurutnya, warga mempersenjatai dirinya dengan menggunakan senjata rakitan. Akibatnya, tiga orang warga meninggal dunia, sementara lima lainnya mengalami luka.
"Polri dan TNI sudah sampai di lokasi yang sangat jauh tersebut dan sudah kuasai keadaan," katanya. (mdk/dan)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya