Kopassus tak temukan pergeseran patok RI-Malaysia

    Reporter : Al Amin | Rabu, 25 April 2012 11:14

    Kopassus tak temukan pergeseran patok RI-Malaysia
    Tim ekspedisi khatulistiwa. merdeka.com/puspen TNI.

    Merdeka.com - Danjen Kopassus Mayjen TNI Wisnu Bawa Tenaya mengatakan Tim Ekspedisi Khatulistiwa yang melakukan perjalanan dari Pulau Sebatik menuju Kecamatan Sei Menggaris, Nunukan, Kalimantan Timur belum menemukan adanya patok-patok perbatasan RI-Malaysia yang bergeser dari posisi semula.

    "Selama perjalanan penjelajahan Tim Ekspedisi Khatulistiwa 2012 ini, belum ada patok perbatasan yang ditemukan bergeser atau hilang," kata Wisnu yang juga Komandan Tim Ekspedisi Khatulistiwa 2012, di Sei Menggaris, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Timur, Rabu (25/4) seperti dikutip antara.

    Wisnu menambahkan, Tim Ekspedisi Khatulistiwa yang melakukan perjalanan menjelajahi wilayah perbatasan selama ini belum melaporkan adanya temuan seperti itu. "Mudah-mudahan para peserta Tim Ekspedisi segera melaporkan apabila menemukan adanya patok-patok yang bergeser atau hilang di perbatasan," katanya.

    Sementara Wakil Komandan Sub Koordinator Wilayah 5 Nunukan Tim Ekspedisi Khatulistiwa 2012 Mayor Inf Achiruddin mengatakan, penjelajahan perbatasan Indonesia-Malaysia di wilayah utara Kabupaten Nunukan selama ini yang ditemukan hanya beberapa patok yang tertimbun tanah atau bergeser akibat longsor.

    Patok-patok yang tertimbun tanah tersebut berada di sepanjang Kanduangan, Desa Sekaduyan Taka, Kecamatan Nunukan, Kabupaten Nunukan.

    "Selama penjelajahan di wilayah perbatasan dari Pulau Sebatik sampai Sei Menggaris, belum ada patok yang ditemukan bergeser atau pun hilang, yang ada hanya tidak kelihatan karena tertimbun tanah atau longsoran tanah," katanya di Sei Menggaris.

    Dia menambahkan, masa penjelajahan masih akan menempuh perjalanan menuju Kecamatan Lumbis dan berakhir di Kecamatan Krayan yang berbatasan dengan Serawak, Malaysia, dan tidak tertutup kemungkinan Tim akan menemukan patok-patok perbatasan yang sudah bergeser. Achiruddin menduga kalau pun ada patok perbatasan yang bergeser, mungkin karena faktor alam seperti longsor.

    [bal]

    Komentar Anda


    Suka artikel ini ?
    Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman

    KUMPULAN BERITA
    # Indonesia# Malaysia

    JANGAN LEWATKAN BERITA
    Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

    Let's be smart, read the news in a new way.
    Tutup
    Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
    Kirim ke

    Free Content

    • URL Blog

    • Contoh : merdeka.wordpress.com

    • Email

    • Password


    saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya





    BE SMART, READ MORE
    Today #mTAG
    LATEST UPDATE
  • Kemlu pastikan belum ada WNI yang menjadi korban dalam gempa Taiwan
  • Dites urine, lima narapidana Lapas Banceuy positif pakai narkoba
  • Diiming-iming jadi guru bantu, 4 orang kena tipu Rp 80 juta
  • Pakai batik abu-abu, SBY hadiri Maulid Nabi di Kalibata
  • Jejak Laksamana Cheng Ho di Klenteng Sam Po Kong Simongan Semarang
  • Hiddink: Chelsea vs MU masih laga besar
  • Maling bobol ATM di Alfamart pakai las, duit Rp 84 juta raib
  • Jingga, warna warni hidup kaum tunanetra siap aduk emosi penonton
  • Romi dan Djan Faridz sepakat islah PPP adalah kewajiban
  • Tujuh orang dinyatakan tewas akibat gempa Taiwan
  • SHOW MORE