Komplotan DPO ranmor kembali dibekuk di Madura

Reporter : Moch. Andriansyah | Rabu, 20 Maret 2013 16:51




Komplotan DPO ranmor kembali dibekuk di Madura
DPO ranmor di Surabaya. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Polrestabes Surabaya, Jawa Timur kembali membekuk satu dari empat pelaku pencurian kendaraan bermotor yang sebelumnya buron. Pria yang ditangkap itu atas nama Kurdianto (35), asal Sampang, Madura.

"Tersangka kami tangkap di Jalan Raya Galis, Bangkalan, Madura," kata Kasubbag Humas Polrestabes Surabaya, Kompol Suparti, Rabu (20/3).

Suparti menjelaskan, penangkapan ini merupakan hasil pengembangan dari kasus pencurian mobil yang terjadi pada 1 Maret lalu. "Saat itu, para pelaku beraksi dengan lima orang temannya yang berusaha kabur dari sergapan petugas. Namun, satu orang berhasil ditangkap saat hendak kabur itu, sedang empat lainnya berhasil lolos," ungkap Suparti.

Salah satu komplotan yang tewas tertembus timah panas polisi di bagian dadanya adalah Samsul Arifin (34), Sampang Madura. Sedangkan yang tertangkap saat hendak kabur saat itu adalah Abdus Salam (34). Keduanya warga Tambelangan.

"Sehingga dari enam pelaku tersebut, menyisakan empat DPO (buron). Dan hari ini, kami berhasil menangkap lagi satu orang. Sedangkan tiga lainnya masih dalam pengembangan," lanjutnya.

Tiga yang masih buron adalah Jasuli, Wahid dan Mulud. Semua adalah warga Madura. "Mobil-mobil yang kami curi semuanya dijual ke Madura. Saya sendiri mendapat bagian antara Rp 300 ribu sampai Rp 600 ribu per unitnya. Saat melakukan penjualan mobil, kami selalu bertemu dan berkumpul di daerah Omben, Bangkalan, Madura dan membagi uang hasil penjualan mobil," pengakuan Kurdianto kepada petugas.

Kurdianto dan rekan-rekannya sudah beraksi di tujuh lokasi di Surabaya dan beberapa daerah lainnya, seperti Gresik dan Sidoarjo. Saat beraksi di wilayah Sidoarjo, komplotan itu menggondol Toyota Fortuner, kemudian di Kalijudan, Surabaya satu unit Innova, di Mulyorejo, Surabaya satu unit Xenia, dan pencurian beberapa mobil jenis L 300 dan Pick Up di beberapa TKP di wilayah Surabaya, Sidoarjo dan Gresik.

Terbongkarnya sindikat ini, bermula saat tersangka hendak beraksi di Jalan Semolowaru Utara Gg 22 dengan korban Lasmun, pada 1 Maret lalu. Komplotan ini menggasak satu unit mobil L300 pick-up nopol L 8051 BV milik korban di TKP.

Sekitar pukul pukul 06.00 WIB, anggota yang sedang berpatroli melihat mobil L300 yang dicuri tersebut. Para petugas juga melihat mobil Avanza (nopol tidak diketahui) dan satu unit motor Jenis Suzuki Satria berjalan beriringan melintas di Jalan Kenjeran.

[lia]
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman

KUMPULAN BERITA
# Curanmor

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Tolak kenaikan BBM, HTI sebut Jokowi agen Neolib
  • Nggak kasih uang jajan anak, apa sih alasan Fenita Arie?
  • Menengok tari mistis 'seblang' di Banyuwangi Ethno Carnival
  • Sudah malas hidup kaya, taipan muda China jual semua hartanya
  • Asyiknya anak-anak bermain di Hari Anak Internasional
  • Peredaran narkoba di Indonesia meningkat, BNN waspada jalur laut
  • Harga Pertamax turun, konsumsi naik 20 persen
  • Serunya anak-anak main permainan tradisional di Jalan Sudirman
  • Penggerebekan di Pluit, BNN telusuri sindikat lain
  • Para idol AKB48 ini banting setir jadi bintang porno Jepang
  • SHOW MORE