Komjen Sutarman: Laporan mantan Wakapolda Sulut salah alamat

Reporter : Mustiana Lestari | Rabu, 28 November 2012 18:40




Komjen Sutarman: Laporan mantan Wakapolda Sulut salah alamat
Kabareskrim Polri. ©2012 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Laporan mantan Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Sulawesi Utara (Sulut), Kombes Pol JM Simatupang kepada Bareskrim dinilai salah alamat. Pasalnya, tuduhan yang kabarnya dialamatkan ke Kapolri ini, tidak bermuatan pidana melainkan jenis pelaporan soal penempatan.

"Kalau itu urusan penempatan itu bukan laporan ke pidanaan. Mungkin orang yang menerima laporan ga bisa nolak" kata Kabareskrim Komjen Pol Sutarman di Rupatama Polri, Jakarta, Rabu (28/11).

Ketika ditanya apakah benar Kapolri yang dilaporkan, Sutarman hanya tersenyum dan berdalih belum mengecek laporan itu.

"Saya belum baca. Tapi bukan masalah pidana," lanjutnya lagi.

Sebelumnya, Korps Bhayangkara dikejutkan dengan laporan dari Kombes Pol JM Simatupang yang kini di non-jobkan karena diduga melakukan tindak pidana korupsi.

Laporan tersebut disinyalir karena sakit hati lantaran dirinya dimutasi dan berujung dicopotnya jabatan sebagai Wakapolda Sulut. JM Simatupang melaporkan Kapolri dengan dugaan tindak pidana pemalsuan telegram rahasia.

[ren]
Suka artikel ini ?
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman

KUMPULAN BERITA
# Mutasi Polri

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top
Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Pakar tata negara sebut Ahok tak konsultasi soal hukum
  • Kisah peluru terakhir sang sniper maut Tatang Koswara
  • BPOM sidak kantin Blok S, ada kerupuk pakai pewarna di lontong sayur
  • Selama buron, pria dalam kasus BW kerap pindah tempat persembunyian
  • Saudi beri hadiah Rp 2,5 miliar buat ulama India kontroversial
  • Bareskrim sebut kerabat Bupati Kotawaringin Barat sempat buron
  • Media Korea Selatan akuisisi perusahaan Adtech terkemuka Indonesia
  • Dituding Lulung suap Ketua DPRD DKI Rp 12,7 T, ini pembelaan Sekda
  • Sniper terbaik TNI Tatang Koswara meninggal usai syuting Hitam Putih
  • Mau operasi plastik, Leeteuk SuJu dinasihati dokter bedah
  • SHOW MORE