Ketika Bali jadi tempat favorit bunuh diri warga asing
Merdeka.com - Sejak keindahannya terkuak ke dunia, Pulau Bali menjadi daerah paling banyak membetot turis mancanegara dan lokal di Indonesia. Mereka terkesima dengan panorama alam, berpadu dengan tradisi Hindu masyarakat setempat.
Meski demikian, Bali juga menyimpan sisi gelap. Sebab, tak sedikit warga asing yang meregang nyawa di Pulau Dewata. Ada yang kabarnya overdosis menggunakan narkoba, mabuk karena alkohol, atau bunuh diri.
Khusus alasan terakhir, memang kerap ditemukan di Bali. Beberapa kali warga asing ditemukan tak bernyawa diduga bunuh diri. Baik itu di hotel hingga penjara. Berikut beberapa kejadian berhasil dirangkum.
Morita tewas gantung diri di Lapas Kerobokan
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comLapas kelas IIA Kerobokan, Denpasar, Bali, pada Minggu (11/10) sore digegerkan kasus napi gantung diri.Narapidana itu adalah warga negara asing asal Jepang, Morita Yuki Bin Hironobu (40). Pria asal Jepang, beragama Buddha, beralamat di Nyaji, Miyagino, Sendai City, ini ditemukan sudah tewas tergantung di belakang klinik Lapas, saat sedang kegiatan bersih-bersih.Dikatakan Kapolres Badung, AKBP Tony Binsar Marpaung, napi asal Jepang ini merupakan tersangka kasus narkoba. Dia baru dibui selama 1 tahun 5 bulan 15 hari, dengan putusan penjara selama 18 tahun.Dari keterangan petugas di Lapas, lanjut Marpaung, jasad Morita dilihat pertama kalinya oleh saksi seorang napi, Mone Jala (24), asal Sumba Barat. Saat itu, saksi sedang melakukan kegiatan rutin setiap sore melakukan bersih-bersih."Saksi saat bersih-bersih di seputaran klinik, melihat ada sosok tergantung dengan tali plastik yang terlilit. Saat itu saksi sempat melempar korban dengan batu kecil, memastikan sudah mati atau tidak," kata Tony, di Denpasar, Bali.Tony menambahkan, mengetahui ada mayat tergantung, Mone menghubungi rekan-rekannya dan melaporkan ke petugas jaga Lapas. Korban tergantung di atap kayu persis belakang tembok klinik dalam Lapas."Kita sudah mendatangi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Kita juga sudah melakukan identifikasi korban dan menghubungi dokter untuk melakukan visum luar, mencari, dan memeriksa para saksi-saksi," imbuh Tony.Menurut Tony, jasad Morita sudah berada di RS Sanglah buat diidentifikasi. Polisi juga sudah menghubungi konsulat Jepang buat pengurusan jenazah.
Zunko gantung diri di Vila Garden Denpasar
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comSeorang turis perempuan asal Jepang, Zunko Oga Sawara, ditemukan tewas tergantung di dalam kamar tempatnya menginap di Sanur, Kamis (9/7). Informasi didapat, wanita berumur 74 tahun ini ditemukan meninggal oleh salah seorang tukang kebun yang bekerja di Vila Garden, Jalan Dano Tempe Sanur, tempat tamu asal Jepang ini menginap.Hingga kini, pihak Polsek Denpasar Selatan belum mengetahui motif bunuh diri dilakukan Zunko, dengan cara gantung diri di langit-langit kamar. Petugas jaga vila menyebut kalau korban sudah sering datang ke Bali, tetapi saat ini hanya sendiri tanpa didampingi keluarga dan kerabat."Dilaporkan pertama kali oleh karyawan sekitar jam 10 tadi pagi, pak. Saya tidak tahu dari kapan tamu ini menginap di vila," kata salah seorang petugas jaga enggan disebutkan identitasnya.Dikatakan Kapolsek Denpasar Selatan, Kompol Nanang Priasmoko, pihaknya sedang melakukan penyelidikan. Menurut dia, saat ini polisi sudah berkoordinasi dengan pihak Konsulat Jenderal Jepang di Renon, Bali, buat penanganan jenazah lebih lanjut.Nanang mengatakan, jasad wanita asal Jepang ini sudah divisum sementara dan dititipkan di RSUP Sanglah, Denpasar. "Jasad korban nihil tanda-tanda kekerasan. Masih kita lakukan proses penyelidikan lebih lanjut," kata Nanang.
Michael gantung diri dengan hanya mengenakan celana dalam
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comSeorang Warga Negara Kanada, Michael Patrick Howe (64), ditemukan tewas gantung diri, di kamar nomor 29 Hotel Simpang Inn, Jalan Raya Legian Nomor 133 Kuta Badung, Bali. Korban diketahui meninggal dunia pertama kali oleh saksi I Putu Eka Sanjani dan Ketut Wenten sekitar pukul 13.30 WITA, ketika keduanya hendak membersihkan kamar tempat korban menginap.Bule kelahiran 28 Maret 1951 dengan nomor paspor QE876601 ditemukan dalam keadaan telungkup di kamar mandi, dengan posisi kepala mendongak ke atas dan lehernya terikat tali ikat pinggang, bersama tali plastik masih terikat di kusen kamar mandi. Dalam keadaan ketakutan, kedua saksi langsung melaporkan peristiwa itu kepada petugas keamanan, Nyoman Sujana. Dia lantas mengontak Kapolsek Kuta. Dari hasil pemeriksaan, korban ditemukan dalam keadaan lidah menjulur tanpa mengenakan busana, hanya bercelana dalam.Kapolsek Kuta, Kompol I Wayan Sumara, saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut. Dia menjelaskan, korban ditemukan dalam keadaan lidah menjulur, air mani keluar, dan terdapat luka pada telinga kanan akibat benturan dengan engsel pintu kamar mandi. "Ya kita membenarkan hal tersebut. di kamarnya ditemukan obat begituan, ya," kata Sumara melalui sambungan telepon, Jumat (6/11).Di Tempat Kejadian Perkara juga ditemukan beberapa barang bukti. Di antaranya seperti tiga buah botol kecil obat merek lark drugs, serta dua butir pil merek viagra.Berdasarkan hasil autopsi luar di RSUP Sanglah menyatakan tidak ditemukan adanya tindak kekerasan. "Kami sudah lakukan autopsi sesuai permintaan pihak kepolisian pada pukul 17.20 Wita," kata Kepala SMF (Staf Medis Fungsional) RSUP Sanglah, dr Ida Bagus Putu Alit.Menurut Alit, lidah korban terjulur diakibatkan luka jerat di bawah tulang lidah. "Tidak ada luka lain, hanya luka jerat pada leher yang sesuai dengan luka jerat pada meninggal gantung diri," urai Alit.
(mdk/ary)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya