Kepala Stasiun Gambir nyaris dibacok sopir TNI

Reporter : Eko Prasetya | Kamis, 26 Juli 2012 12:23

Kepala Stasiun Gambir nyaris dibacok sopir TNI
pisau ancam. shutterstock

Merdeka.com - Hari ini mungkin menjadi hari yang tidak dilupakan bagi Edi Kuswoyo. Kepala Stasiun Gambir ini nyaris saja dibacok dengan menggunakan celurit oleh seorang sopir anggota TNI.

Kejadian bermula ketika dia menegur dan setengah bercanda kepada seorang sopir. Sopir itu habis mengantarkan bos nya yang seorang anggota TNI AD di Stasiun Gambir. Sopir tersebut mengendarai sebuah sedan hitam dengan pelat hijau, khas TNI AD.

"Saya sebenarnya tahu dia, kenal muka tapi tidak tahu namanya. Tapi karena mis komunikasi atau salah pengertian, dia marah-marah. Dia keluar dari mobilnya lalu mengacung-acungkan celurit ke saya," terang Edi kepada merdeka.com, Kamis (26/7).

Menurut Edi, sopir tersebut lalu berteriak-teriak seolah menantangnya. Dengan celurit di tangan, pria tersebut terus merangsek dan mengacungkan senjata tajam tersebut ke arah Edi.

"Habis itu dia langsung masuk mobil dan pergi. Saya juga tidak tahu dia lagi kenapa," terangnya.

Namun kejadian tersebut tidak dilaporkan ke pihak yang berwajib. Edi hanya merasa apes saja atas kejadian yang menimpanya pagi ini.

[hhw]

Komentar Anda


Suka artikel ini ?
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman

KUMPULAN BERITA
# Penganiayaan

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya





Be Smart, Read More
Back to the top
Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Agar tegar, Mary Jane diberikan Rosario dari pemerintah Filipina
  • Diduga terserang jantung, mantan Gubernur Jateng Soewardi wafat
  • Lagi sidang etik, ketua & komisioner KY urung diperiksa Bareskrim
  • Tantowi sebut pemblokiran situs radikal berbeda dengan situs porno
  • Diduga overdosis, pria pengangguran ditemukan tewas setengah bugil
  • Ahmad tewas ditembak begal pakai revolver dari jarak 30 cm
  • La Nyalla dicecar 50 pertanyaan soal korupsi dana hibah Rp 20 M
  • Pulang dari toko mainan, Ahmad tewas ditembak begal motor
  • Tragis, Indonesia gagal lolos ke Piala Asia U-23
  • JK: Australia harus pahami hukuman mati di Indonesia
  • SHOW MORE