Kepala Sekolah SMP di Batam diduga telah cabuli 15 siswinya

Reporter : Mohamad Taufik | Selasa, 16 April 2013 12:38




Kepala Sekolah SMP di Batam diduga telah cabuli 15 siswinya
Ilustrasi perkosaan, pelecehan seksual, pencabulan. ©2012 Merdeka.com/Shutterstock

Merdeka.com - Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak (KPPA) Provinsi Kepulauan Riau, menerima pengaduan dari orang tua siswi SMP di Batam soal perilaku kepala sekolah yang diduga telah mencabuli 15 muridnya. Kepala sekolah itu berinisial R.

"Ini bukan kasus main-main, karena laporan disampaikan keluarga korban dan komite sekolah. Tetapi sampai sekarang kami mendalami motif dan modusnya," kata Ketua KPPA Putu Elvina Gani, di Tanjungpinang kepada Antara, Selasa (16/4)

Elvina menjelaskan, diduga kepala sekolah melakukan pelecehan seksual terhadap siswinya sejak 2012. Kasus itu baru terungkap sekarang lantaran salah satu dari keluarga korban melaporkan kepada komite sekolah dan pihak kepolisian.

Kemudian korban lainnya ikut melaporkan kasus yang sama sehingga jumlah korban bertambah menjadi 15 orang. "Data yang kami peroleh, jumlah korban bertambah dari 14 orang menjadi 15 orang," ujarnya.

Putu mengungkapkan, seluruh korban sudah divisum. Berdasarkan hasil visum, dua dari 15 korban tidak hanya mengalami pelecehan seksual, melainkan pencabulan. Sementara itu, R, kepala sekolah, telah diamankan kepolisian untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Ketua Komite Sekolah, Amril mengatakan, masyarakat yang mendengar hal tersebut sempat marah dan berupaya mencari kepala sekolah yang diamankan pihak Dinas Pendidikan Kota Batam.

"Masyarakat yang anaknya menjadi korban juga sudah melaporkan hal ini ke Polresta Batam Rempang Galang (Barelang). Sebelumnya mereka mencoba mencari di sekolah namun tidak ketemu," kata dia.

Masyarakat meminta kepala sekolah diproses sesuai hukum yang berlaku karena sudah merusak masa depan murid-murid tersebut.

Adapun Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Muslim Bidin yang sempat melakukan pembicaraan dengan komite, guru dan orang tua korban menampik hal tersebut. "Tidak ada kasus seperti itu. Itu cuma kabar burung saja," kata dia.

Menurut dia, R, yang diduga telah mencabuli 15 murid itu belum lama ditetapkan sebagai kepala sekolah. Selama ini statusnya hanya kepala sekolah pengganti sementara.

[mtf]
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman

KUMPULAN BERITA
# Pencabulan

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya







Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Personel NOAH siap bagi-bagi tugas di nikahan David
  • Cerita prostitusi berkedok warung pecel lele tarif Rp 350 ribu
  • Review: Mancini debut, derby Milan berakhir seri
  • Sejak 1982, warung esek-esek merebak di Gunung Kemukus
  • Imam besar New York: Kisruh KMP-KIH harusnya usai paska pemilu
  • Melawan pakai senapan angin, pencuri kepala sawit didor polisi
  • Bawa anak ke mall, Jessica Iskandar kabur bak dikejar hantu
  • Seks bebas di Kemukus berawal dari riwayat keturunan Majapahit?
  • Mayat wanita tanpa kepala mengapung di laut Lhokseumawe
  • Lucunya 'Polisi' pengawal karnaval bersih desa di Trenggalek
  • SHOW MORE