Kepala BIN: Tak ada ancaman langsung kepada presiden
Merdeka.com - Kepala Badan Intelejen Negara (BIN) Letjen TNI Marciano Norman menyatakan tidak ada ancaman langsung yang mengancam keselamatan presiden serta keluarga.
"Selama ini, kita lihat tidak adanya ancaman yang langsung. Itu saya rasa ancaman-ancaman dari mereka yang tidak puas dari kebijakan pemerintah," kata dia di Istana Presiden, Jakarta, Rabu (21/3).
Menurut dia, BIN belum berencana melakukan investigasi terhadap ancaman tersebut, karena belum ada ancaman secara langsung.
"Kalau ada, ya kita kembangkan, tapi sampai saat ini belum ada (ancaman)," kata dia.
Sebelumnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sempat curhat soal adanya gerakan aneh. Menurut SBY, gerakan yang disebut gerakan aneh karena berusaha untuk menjatuhkan SBY dari jabatan presiden. SBY juga mengungkapkan adanya ancaman kepada keluarga via SMS.
"Gerakan aneh, karena tujuannya menjatuhkan saya sebelum 2014. Saya dengar dan saya yakin saudara-saudara juga mendengarnya," kata SBY dihadapan sejumlah kader Partai Demokrat di Puri Cikeas, Bogor, Minggu (18/3) lalu. (mdk/dan)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya