Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kepala BIN: Paket di Kedubes Prancis bukan antraks

Kepala BIN: Paket di Kedubes Prancis bukan antraks ilustrasi

Merdeka.com - Kepala Badan Intelejen Negara (BIN) Letjen TNI Marciano Norman memastikan bahwa, paket misterius yang dikirimkan ke Kedutaan Besar Prancis, Senin (23/4) kemarin, bukan paket yang berisi virus antraks.

"Sudah pasti bukan virus antraks," kata Marciano di Istana Negara, Jakarta, Selasa (24/4).

Pihaknya akan mendalami motif dan pelaku pengirim paket itu. Namun demikian, dia mengakui paket itu bersifat ancaman.

Sementara, di tempat yang sama Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa mengaku belum menerima laporan dari pihak Kedubes Prancis soal kiriman paket mencurigakan itu.

"Saya belum menerima laporan terkait hal itu," kata dia.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kedubes Prancis dikirimi paket misterius yang berisi bubuk dengan tulisan antraks di dalamnya pada Senin (23/4). Paket yang ditujukan untuk Kedubes Prancis tersebut dikirim melalui pos.

Paket tersebut diterima dua orang staf kedutaan, Fabien dan Ghilain. Keduanya saat ini sudah dibawa ke Rumah Sakit Sulianti Saroso, Jakarta Utara, untuk sterilisasi.

Paket tersebut saat ini sudah dibawa ke laboratorium kimia Institut Pertanian Bogor (IPB) untuk diperiksa. (mdk/dan)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP