Kendala teknologi, Polri sulit amankan perbatasan
Merdeka.com - Polri mengaku masih kesulitan menghadang penyelundupan senjata, narkoba maupun imigran gelap. Selain karena luasnya pantai Indonesia, teknologi penunjang dinilai kurang oleh Polri.
"Kita ada keterbatasan teknologi. Kalau sindikat-sindikat menggunakan kapal selam, kita belum punya. Kepolisian kan belum memiliki. Kalau di Indonesia kapal selam yang punya hanya TNI. Itu pun prioritasnya pada ancaman kedaulatan negara," jelas Kadiv Humas Hubungan Internasional Polri Irjen Pol Boy Samaludin kepada media di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (13/9).
Kelemahan tersebut termasuk koordinasi dengan lembaga-lembaga terkait seperti BNPT yang masih kurang intensif. Sehingga penyelundupan senjata api masih bisa lolos.
"Bukan cuma teknologi, ini juga perlu dibahas secara interdepartemental. Bahwa ancaman terhadap penyelundupan senjata dan kelompok teroris seharusnya dilakukan secara koordinatif dari BNPT. Jadi konsep besarnya harus dilakukan dari konsep BNPT. Kita kan hanya salah satu aktor saja," tambah Boy.
Dalam rapat koordinasi antar Polres di perbatasan ini juga nantinya akan dilakukan pemetaan dan strategi untuk meningkatkan keamanan di wilayah perbatasan. Rapat yang berlangsung 13-14 September menghadirkan semua Kapolres di berbagai daerah perbatasan dan juga Komjen Pol Fajar Prihantoro dari inspektur pengawasan umum. (mdk/hhw)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya