Kemendikbud sulit awasi soal UN jika dicetak di provinsi

Reporter : Al Amin | Kamis, 25 April 2013 23:00




Kemendikbud sulit awasi soal UN jika dicetak di provinsi
ujian nasional. ©2012 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyambut baik rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) agar pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat SMP dan SMA diurus provinsi. Namun, bukan berarti hal itu tanpa persoalan.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kemendikbud (BALITBANG) Khairil Anwar Notodiputro menjelaskan, jika Kemendikbub mengembalikan pelaksanaan UN ke tingkat provinsi, pengawasan pada proses percetakan dipastikan akan mengalami kerumitan.

"Tentu kalau diserahkan ke tingkat provinsi, Kemdikbud harus mengawasi 33 percetakan, rumitnya luar biasa. Karena kalau 33 provinsi, artinya 33 percetakan ada kerumitan stand of control," kata Anwar saat memberikan laporan penjelasan evaluasi penyelenggaraan UN SMP/ MTs/ SMPLB di gedung Kemendikbud, Jakarta, Kamis (25/4).

"Menurut saya lebih masuk akal mengawasi enam percetakan daripada mengawasi 33 percetakan."

Dengan dicetaknya soal UN di enam percetakan, lanjut Anwar, tentu soal UN akan terjamin kerahasiaannya. Tidak seperti UN sebelum tahun 2012, di mana terdapat adanya indikasi kebocoran soal di proses percetakan.

"Jadi harus didudukkan persoalannya. Kementerian tidak ingin terjebak pada cara, tapi lebih kepada substansi. Substansinya apa? Substansi ya adalah, ingin menyelenggarakan UN dengan lancar, dengan aman, kerahasiaan terjamin," pungkasnya.

[ren]

KUMPULAN BERITA
# Ujian Nasional

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya







Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG iREPORTER
LATEST UPDATE
  • Pengumuman menteri ditunda, PDIP bantah merecoki Jokowi
  • Jokowi naikkan harga BBM, pasar saham guncang selama 6 bulan
  • Elite PDIP rapat di DPP, bahas penetapan Mega sebagai ketum
  • Jokowi bingung soal menteri, JK batal bertemu dengan tamu asing
  • Video payudaranya dilihat 26 juta kali, model ini mau dibunuh
  • Selfie di unjuk rasa Hong Kong, China tuding Kenny G penghasut
  • Mantan nikah duluan? Lakukan 5 hal ini!
  • OJK: Nomor HP jadi rekening, transaksi di ATM tak perlu kartu
  • Dilanda perceraian, Amber Rose - Wiz Khalifa masih saling cinta
  • Ogah diajak homoseksual, siswa SMA tikam karyawan Angkasapura II
  • SHOW MORE