Keluarga pembunuh & pembuat patung Fahri serahkan diri

Reporter : Moch. Andriansyah | Kamis, 21 Februari 2013 17:08




Keluarga pembunuh & pembuat patung Fahri serahkan diri
pembunuhan. shutterstock

Merdeka.com - Setelah buron beberapa hari, kerabat Solihin (22), tersangka pembunuh dan pembuat patung bocah Fahri (4), akhirnya menyerahkan diri ke Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Mereka datang untuk memberi kesaksian terkait peristiwa pada 19 Februari lalu di Jl Endrosono gang 7, Surabaya, Jawa Timur.

"Tiga orang keluarga tersangka Solihin, tengah dimintai keterangan oleh penyidik di ruang Unit Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak," terang Kasubbag Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKP Lily Djafar, di kantornya, Kamis (21/2).

Tiga orang itu adalah kakak kandung Solihin, Hj Surya, kemudian anak dan menantunya, Siti Zahro dan Agus, serta putri mereka Amel (4).

"Untuk ketiga orang dewasa ini (kakak, keponakan dan menantu Hj Surya), dalam kasus ini masih berstatus saksi. Karena mereka semua ini tinggal serumah dengan tersangka di Jalan Endrosono Gg 7 nomor 19," lanjut Lily.

Dalam pemeriksaan, ketiganya mengaku kaget mendengar kelakuan Solihin. Mereka juga tahu Solihin punya niat sejahat itu.

"Dari pengakuannya, mereka baru tahu kalau Solihin telah melakukan pembunuhan terhadap anak tetangganya sendiri. Mereka tahu dari informasi para tetangganya. Karena takut terjadi amuk massa, saat itu juga mereka kabur meninggalkan rumah mereka," ungkapnya.

Mereka meminta secara terbuka terhadap keluarga korban dan masyarakat atas tindakan yang dilakukan oleh Solihin.

"Namun, jika mereka (keluarga Solihin) nantinya terbukti terlibat dalam aksi pembunuhan yang dilakukan Solihin, dengan sejumlah bukti-bukti, yang ditemukan oleh tim penyidik, tidak menutup kemungkinan mereka akan kami tetapkan sebagai tersangka karena terlibat dalam aksi pembunuhan tersebut," tegas dia.

Sementara itu, dari hasil pemeriksaan kejiwaan yang dilakukan pihak kepolisian terhadap tersangka Solihin, dinyatakan tersangka dalam kondisi sehat dan tidak mengalami gangguan kejiwaan.

"Tersangka akan kami ancam dengan hukuman penjara seumur hidup karena telah terbukti melakukan pembunuhan," tegas Lily lagi.

Seperti diberitakan sebelumnya, Selasa kemarin (19/2), warga Jalan Endrosono Gg 7, Surabaya tiba-tiba dikejutkan dengan penemuan sosok bocah dengan kondisi terlentang dan sekujur tubuhnya dilaburi semen hingga menyerupai patung.

Patung semen terbuat dari mayat bocah berusia 4 tahun yang tak lain adalah anak keempat pasangan Misnawi dan Zubaidah yang sebelumnya telah dibunuh. Patung Fahri ditemukan warga di samping kiri rumah Solihin, yang tinggal di depan rumah korban.

Fahri menghilang secara tiba-tiba, setelah sempat ikut ayahnya memasang alat sound system di hajatan tetangganya. Karena rewel, Fahri diantar ayahnya pulang. Sepulang kerja, Misnawi dan istrinya tidak mendapati anaknya di rumah.

Setelah empat hari menghilang, Selasa siang (19/2), Fahri ditemukan di rumah Solihin dalam kondisi sudah menjadi patung semen. Tak butuh waktu lama, polisi akhirnya membekuk tersangka Solihin di kawasan Kenjeran ketika hendak kabur.

[lia]

KUMPULAN BERITA
# Pembunuhan Sadis

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG iREPORTER
LATEST UPDATE
  • Rekan separtai dipecat, Roy Suryo bisa jadi anggota DPR lagi
  • Raffi Ahmad pakai celana pendek dalam resepsi di Tabanan Bali
  • Perwakilan warga surati Jokowi, minta putra Kalsel jadi menteri
  • Jokowi panggil Saleh Husin ke Istana
  • Bocah hamil 5 bulan usai dicabuli ayah 3 kali, guru agama 6 kali
  • Jokowi diminta tak ulangi kesalahan kemenko era SBY
  • Datangi Istana, relawan Jokowi tolak Rini Soemarno jadi menteri
  • KontraS minta Jokowi tak angkat Wiranto menteri karena kasus HAM
  • Syafii Maarif: Langkah Jokowi susun kabinet cerdik, saya suka
  • Malam satu suro, berkah bagi umat Islam, mistis bagi warga Jawa
  • SHOW MORE