Keluarga Edward penuhi undangan RS Polri
Merdeka.com - Keluarga korban kecelakaan pesawat Sukhoi, Edward Panggabean, memenuhi undangan tim DVI Mabes Polri. Hal ini bertujuan untuk memberikan verifikasi terkait data-data dan jenazah yang sudah ditemukan Tim SAR.
"Saya ditelepon diundang untuk datang berikan verifikasi kalau ada data yang lebih jelas. Misalnya foto yang lebih jelas. Foto-foto bentuk badan," kata adik Edward, Uneng Panggabean kepada wartawan di RS Polri, Kamis (17/5).
Selain memberikan dan mencocokan data-data, diuji juga DNA dan sidik jari. Namun ada beberapa data yang keluarga tidak bisa berikan karena pihak keluarga tidak menyimpan rekam beberapa bagian dari tubuh korban.
"Kalau dari gigi kita tidak punya rekam gigi, tapi kita hanya mencocokan saja," ujarnya.
Menurut Uneng, jenazah adiknya itu kemungkinan sudah ditemukan karena proses evakuasi sudah berlangsung seminggu. Pihak keluarga pun berharap bisa cepat diidentifikasi agar bisa disemayamkan di Pondok Kelapa.
Ada pun beberapa ciri yang bisa diberikan keluarga pada Tim Identifikasi yaitu berupa tato. "Tato bentuk kepala suku apache di tangan sebelah kanan. Kemarin kami hanya memberikan data tulisan, tapi kali ini kami kasih foto," imbuhnya.
"Kita tidak ada tuntutan kita berharap agar mereka bisa bekerja dengan baik,"tutupnya. (mdk/hhw)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya