Kejagung ajukan PK kasus korupsi Supersemar

Reporter : Dedi Rahmadi | Jumat, 21 Juni 2013 14:05

Kejagung ajukan PK kasus korupsi Supersemar
Basrief Arief. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Kejaksaan Agung (Kejagung) akan mengajukan Peninjauan Kembali (PK) kasus korupsi Supersemar yang menyeret nama mantan Presiden Soeharto. Terdapat kesalahan penulisan jumlah nominal dalam putusan Mahkamah Agung (MA) terkait perkara itu.

"Kita sedang telaah kesalahannya, kemudian kita sampaikan ke MA. Karena ini masalah perdata, kita bisa PK," ujar Jaksa Agung Basrief Arief di Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Jumat (21/6).

Menurut Basrief, kesalahan tersebut fatal, karena beda satu angka saja dalam jumlah maka hasilnya sudah pasti berbeda.

"Masalah nominal. Sebab nominal keliru dalam mencantumkan nominal. Ini fatal. Jika ada tambahan angka tiga nol di belakang, jumlahnya berbeda. Tetapi perkaliannya betul," ungkap Basrief.

Sebelumnya, Kejagung menyatakan sudah menerima putusan Mahkamah Agung terkait Yayasan Supersemar yang bersalah dan harus membayar ganti rugi senilai Rp 3,07 triliun. Yayasan Supersemar bergerak di bidang bea siswa dan didirikan oleh mantan Presiden Soeharto.

Namun, Jaksa Agung Basrief Arief mengatakan ada kekeliruan dalam putusan tersebut. "Putusan sudah diterima, setelah dipelajari, amar putusannya ada yang keliru. Kelirunya pada penyebutan jumlah nominal yang akan kita tagih," ujar Basrief di Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Jumat (14/6).

Pihaknya mengaku sedang menelaah kesalahan nominal tersebut. Kejaksaan menyerahkan masalah tersebut kepada bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun)

"Ini sedang kami telaah, nanti dari Datun, apakah kita ajukan Peninjauan Kembali atau gimana," jelas Basrief.

[dan]

Komentar Anda


Suka artikel ini ?
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman


JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Smart People Share This
Back to the top
Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Rilis trailer baru, 'STAR WARS' tak bisa kalahkan 'FURIOUS 7'
  • Tepergok nyolong HP siswi SD, kakek 3 cucu ditembak polisi
  • Jadi Kapolri, Badrodin diminta hentikan polisi bermental arogan
  • Ini penyebab harga batu bara terperosok
  • Bos kayu di Pare pasok sabu ke indekos, beli dengan sistem ranjau
  • Suami ketiga Yulia Rachman bukan seorang ustaz
  • Ini penyebab sulitnya pemerintah lindungi TKI di Arab Saudi
  • Usai tulis surat maaf, bidan desa gantung diri di ruang praktik
  • PSSI dibekukan Kemenpora, La Nyalla melawan
  • Timor Leste-Indonesia kembali berunding soal perbatasan
  • SHOW MORE