Merdeka.com tersedia di Google Play


Kasus suap lahan, KPK telusuri dugaan keterlibatan Bupati Bogor

Reporter : Putri Artika R | Rabu, 17 April 2013 15:52


Kasus suap lahan, KPK telusuri dugaan keterlibatan Bupati Bogor
KPK geledah kantor bupati Bogor. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengembangkan pemeriksaan sembilan orang, terkait dugaan suap pengurusan izin lahan di Tanjungsari, Bogor. Dari sembilan orang itu, terdapat pejabat Pemkab Bogor dan Ketua DPRD Bogor Iyus Djuher beserta asistennya Aris Munandar.

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto mengatakan kasus ini menarik. Sebab berkaitan dengan kewenangan Kepala Daerah, yakni Bupati Bogor Rachmat Yasin.

"Yang menarik adalah yang mempunyai otoritas yang mengeluarkan izin tersebut, adalah kepala daerah," kata Bambang di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (16/4).

Bambang mengatakan, terkait kasus itu Bupati Bogor Rachmat dapat memberikan semacam konsensi untuk perizinannya. Kini tim penyidik bergerak cepat menemukan bukti-bukti keterlibatan Bupati Bogor. Tim penyidik tengah menggeledah kantor Bupati Bogor.

"Bupati itu sendiri sekarang kalau tidak salah sedang umroh," ujar Bambang.

Total jumlah yang ditangkap dalam kasus ini 9 orang. Kemarin 7 orang ditangkap KPK. Ketujuhnya adalah STT (Sentot) Direktur PT Gerindo Perkasa, sopir STT, W (Willy) swasta, sopir W, N (Nana), U (Usep) salah satu staf di pemkab Bogor, dan I (Ilham) swasta. Diketahui, W, N dan I merupakan calo tanah.

Penangkapan ini terkait pengurusan izin lokasi tanah di Kabupaten Bogor. Lokasi penangkapan berada di Sentul, Bogor, Jawa Barat. Diduga PT Gerindo ingin memperoleh izin tanah untuk membuat pemakaman elit. Luas tanah tersebut 1 juta meter persegi atau 100 hektare. Barang bukti yang diamankan jumlahnya 800 juta.

[cob]

KUMPULAN BERITA
# Korupsi Makam

Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya


JANGAN LEWATKAN BERITA FOLLOW MERDEKA.COM
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Korupsi Makam, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Korupsi Makam.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup






Komentar Anda


Smart people share this
Back to the top

Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER TOP 10 NEWS
LATEST UPDATE
  • Conte: Juventus menjaga kehormatan sepak bola Italia
  • 5 Fakta kasus anak SD di OKU dihukum telanjang oleh guru
  • Lima bintang porno transgender paling menggoda syahwat
  • Siapa capres jadi korban poros baru bentukan SBY?
  • Penerbitan Beleid jaminan produk halal tak bisa ditunda
  • 5 Alasan yang bisa jelaskan Aceng Fikri lolos ke Senayan
  • Vidi Aldiano sakit hati saat pertama menetap di Inggris
  • 5 Cawapres ini galau tunggu dipinang capres
  • 50 Tahun, Nia Daniati tetap cantik
  • Manuver Prabowo cari cawapres
  • SHOW MORE