Merdeka.com tersedia di Google Play


Kasus Kopassus penyerang Lapas Cebongan jangan seperti Tim Mawar

Reporter : Ramadhian Fadillah | Jumat, 5 April 2013 08:21


Kasus Kopassus penyerang Lapas Cebongan jangan seperti Tim Mawar
Ilustrasi. ©2012 Merdeka.com/Reuters

Merdeka.com - Tim Investigasi Mabes TNI mengakui 11 anggota Kopassus adalah pelaku penyerangan Lapas Cebongan, Sleman, Yogyakarta. Ketua Setara Institute Hendardi berharap perkembangan kasus ini tak seperti peradilan kasus Tim Mawar tahun 1998 yang sama-sama melibatkan anggota Kopassus.

"Praktik peradilan militer unfair, tidak transparan, dan akuntabel seperti dalam kasus yang melibatkan Tim Mawar," kata Hendardi kepada merdeka.com, Kamis (4/4).

Tim Mawar adalah tim Kopassus yang menculik aktivis yang dianggap berbahaya menjelang kejatuhan Soeharto. Sidang para pelaku dianggap tak transparan karena hanya pelaku lapangan yang dijerat. Otak penculikan masih bias hingga saat ini.

Menghindari hal serupa, Presiden SBY harus didorong untuk menerbitkan Perppu tentang Peradilan Militer yang memungkinkan anggota TNI bisa diperiksa di peradilan umum, karena melakukan tindak pidana di luar dinas ketentaraan.

"Tanpa terobosan ini, hasil investigasi hanya akan antiklimaks tanpa dapat memenuhi rasa keadilan," kata Hendardi.

Namun Hendardi tetap menyampaikan rasa hormat atas keberanian TNI menyampaikan hasil investigasi secara terbuka. Menurutnya ini hal yang langka.

"Temuan investigasi TNI terhadap kasus LP Cebongan patut diapresiasi sekalipun mengejutkan, karena dalam sejarah TNI temuan semacam ini langka," tutupnya.

Baca juga:
SBY tegaskan negara tak diam dalam kasus Cebongan
SBY: Komandan 11 personel Kopassus ikut bertanggung jawab
PKS: Kasus penembakan Lapas Cebongan jangan dipetieskan
Akankah 11 Kopassus Cebongan bernasib mirip Tim Mawar ?
'Kopassus serang Cebongan usai latihan, komandan pasti tahu'

[bal]


Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya


JANGAN LEWATKAN BERITA FOLLOW MERDEKA.COM
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Kopassus, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Kopassus.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup





Komentar Anda


Smart people share this
Back to the top

Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER TOP 10 NEWS
Most Viewed Editors' Pick Most Comments

TRENDING ON MERDEKA.COM

LATEST UPDATE
  • Nosel segitiga buat mobil murah tak laik ekspor
  • Review: Garuda Jaya kembali pecundangi UEA
  • 2 Kantor kecamatan di Donggala terbakar, surat suara ludes
  • Lamanya proses sidang bikin AQJ resah
  • 5 Diamankan, 1 pelaku pembunuh pasutri kaya di Bandung buron
  • Pengusaha dukung pemerintah naikkan pajak mobil mewah
  • Pembangunan Rusunawa Muara Baru diperkirakan kelar Juli
  • Foto siswa Brasil mainkan drama penyaliban Yesus picu kemarahan
  • Pengacara: JIS tak beri bantuan malah salahkan keluarga korban
  • 2 Kantor kecamatan di Donggala terbakar, diduga terkait Pemilu
  • SHOW MORE