Kasus KDRT, istri wakil wali kota Magelang ngungsi ke Ponpes

Reporter : Parwito | Rabu, 12 Desember 2012 10:29




Kasus KDRT, istri wakil wali kota Magelang ngungsi ke Ponpes
istri wawali magelang di ponpes tidar. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Setelah menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan oleh suaminya Joko Prasetyo, yang merupakan Wakil Walikota Magelang, Siti Rubaidah (41) mengungsi ke Pondok Pesantren (Ponpes) Tarbiyah Islamiyah Darurrohmah (Tidar), Kota Magelang. Siti Rubaidah mengaku ingin menenangkan diri dan mencari ketenangan.

"Di pondok ini saya lebih merasa berguna dan membantu ibu Mulyati Musyarofi (pimpinan ponpes Tidar). Saya bisa ikut mengaji di sini," kata Siti Rubaidah saat ditemui merdeka.com dan wartawan tabloid, Rabu (12/12).

Dari pantauan merdeka.com di sekitar Ponpes yang berada dikawasan perbatasan antara Kabupaten Magelang dan Kota Magelang ini, Ida, panggilan akrab Siti Rubaidah melakukan aktifitasnya sehari-hari ikut mengaji dan mempelajari agama.

Kadang jika sedang galau ibu dua anak ini mendatangkan beberapa santri yang hafal Alquran untuk mengaji. Di Ponpes ini juga terdapat kolam ikan serta peternakan unggas dan sapi.

"Saya rencana ke depan juga akan bantu Bu Hajah buka Taman Pendidikan Alquran (TPA), buat sanggar tari dan sanggar lukis. Serta mengembangkan LSM yang kami bentuk bernama Forum Cinta Anak (Forcita)," kata Ida.

Sebelumnya, Ida juga melaporkan suaminya, Joko Prasetyo yang akrab dipanggil Joko Cilik ke Polres Kota Magelang dalam kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga. Selain itu, Ida juga sudah melaporkan suaminya ke Women Crisis Center (WCC) Kota Magelang.

Joko dilaporkan ke Polres Kota Magelang karena telah melakukan KDRT sebanyak lebih dari 20 kali menggunakan sandal. Hal itu diperkuat dengan bukti hasil pemeriksaan dokter di Rumah Sakit Yoga Dharma Kecamatan Mertoyudan. Akibat KDRT itu, korban Ida mengalami luka di sekitar kepala, lengan, dan punggung.

Ida mengatakan, peristiwa KDRT berawal dari BlackBerry Messenger (BBM) mesra antara suaminya dengan seorang wanita yang dia baca di ponsel milik Joko. Rupanya Joko marah dan terjadilah KDRT tersebut. Ida diusir dari rumahnya dan dipisahkan serta tidak boleh bertemu dengan kedua anak perempuannya yang masih kecil.

Joko sendiri enggan menanggapi hal itu. Permintaan wawancara dan SMS yang dikir tak dibalas.

[ian]

KUMPULAN BERITA
# KDRT

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG iREPORTER
LATEST UPDATE
  • 33 Helm merah ada di lokasi pengumuman menteri Jokowi
  • Samad: Jokowi jangan lantik menteri di daftar merah & kuning KPK
  • Marquez sukses bawa MotoGP ke sirkuit Sentul Indonesia
  • ABG Penderita Epilepsi di Riau diperkosa Pamannya berulang kali
  • Ini kronologi 2 Sukhoi TNI AU sergap pesawat Australia di Manado
  • BRI jajaki peluang buka cabang di Papua Nugini dan Timor Leste
  • Perhatikan 6 hal ini saat membersihkan lensa kontak
  • Samad sebut kabinet Jokowi kotor jika abaikan saran KPK
  • Setelah beberapa saat down, akhirnya Gmail bisa diakses
  • Ayumi Hamasaki dulunya anak aneh yang suka menyendiri
  • SHOW MORE