Kapolri peringatkan ormas tidak sweeping saat Ramadan
Merdeka.com - Kapolri Jenderal Timur Pradopo kembali mengingatkan kepada semua ormas agar tidak melakukan aksi-aksi sweeping. Langkah-langkah itu dinilai merupakan pelanggaran hukum.
"Saya ingatkan bahwa untuk tidak lakukan langkah-langkah pelanggaran hukum. Sweeping itu melanggar hukum," ujar Timur di Hotel Shangri-La, Jakarta, Selasa (17/7).
Kapolri mengatakan, aparat kepolisian akan meningkatkan aktivitas pengamanan setiap malam guna mencegah aksi-aksi sweeping yang dilakukan oleh sejumlah ormas. Terutama, terhadap beberapa lokasi yang dianggap rawan seperti tempat-tempat hiburan, restoran dan rumah makan.
"Tentunya polisi, pada kegiatan-kegiatan mulai salat tarawih kemudian makan sahur, kegiatan-kegiatan menjelang makan sahur juga harus ditingkatkan (pengamanannya)," ujar Kapolri.
Menjelang bulan Ramadan, kata Kapolri, kepolisian kini tengah melakukan langkah-langkah silahturahmi dengan beberapa organisasi kemasyarakatan. Langkah itu dilakukan untuk mendengar langsung keluhan-keluhan dan memberikan pemahaman untuk tidak melakukan aksi yang merugikan.
"Kita melakukan langkah-langkah silahturahmi, kemudian menyampaikan mana yang boleh dan tidak. kemudian harapan mereka juga kita realisasikan," ungkap Kapolri. (mdk/ren)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya