Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kapolri larang sweeping, FPI Sidoarjo tetap razia diskotek

Kapolri larang sweeping, FPI Sidoarjo tetap razia diskotek disco dugem. Gregor Kervina / Shutterstock.com

Merdeka.com - Kapolri Jenderal Polisi Timur Pradopo boleh saja, memberi imbauan pada semua ormas-ormas Islam untuk tidak melakukan sweeping di tempat-tempat hiburan malam selama bulan Ramadan. Tapi larangan itu tak menjadi masalah bagi ormas Front Pembela Islam (FPI).

FPI Sidoarjo berjanji melakukan sweeping dan menindak tegas tempat-tempat hiburan malam seperti diskotek yang memilih beroperasi selama bulan suci Ramadan.

"Kita meminta kepada semua pengusaha tempat hiburan malam, panti pijat dan lain sebagainya itu, untuk menutup usahanya selama Bulan Ramadan. Kami meminta mereka (para pengusaha) untuk menghormati bulan suci Ramadan dan jangan berbuat kemungkaran," tegas Ketua DPC FPI Sidoarjo, M Asik, Senin (16/7).

Ratusan anggota FPI Sidoarjo konvoi dari kawasan taman hingga Kota Sidoarjo, hanya untuk merazia sejumlah tempat hiburan, panti pijat, dan seks shop. Dalam aksi itu, sejumlah massa FPI menempelkan selebaran di tempat dan pengelola tempat hiburan malam untuk segera menutup usahanya selama Ramadan. Selama perjalanan konvoi, mereka juga tidak henti-hentinya berteriak.

Para pemilik tempat hiburan, panti pijat dan toko obat kuat yang didatangi anggota FPI, membiarkan massa menempel surat peringatan keras yang berisi imbauan penutupan usahanya selama satu bulan penuh. (mdk/lia)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP