Kantor bupati dibakar, warga Mesuji masih was-was
Merdeka.com - Aparat Kepolisian, Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Polisi Pamong Praja membersihkan puing-puing kantor Sekretariat Daerah dan kantor Bupati Mesuji yang dibakar massa pada Kamis (3/5).
"Selain membersihkan puing-puing kantor Pemkab Mesuji yang terbakar itu, petugas juga turut membantu mengumpulkan berkas-berkas penting milik pemerintah daerah yang tidak hangus terbakar," kata Kabag Perencanaan Polres Tulangbawang Kompol I Wayan Merdana di Mesuji, Jumat (4/5).
Dia mengatakan, selain membantu membersihkan puing-puing kantor bekas terbakar, petugas juga akan tetap berada di lokasi hingga suasana betul-betul kondusif.
Menurut dia, polisi juga dibantu TNI menjaga keamanan dan ketertiban di sekitar kantor Pemkab Mesuji. "Kami telah memasang sejumlah tenda di lokasi itu untuk berjaga dari hal-hal yang tidak diinginkan," ujarnya.
Sementara itu, warga di sekitar kantor Pemkab Mesuji juga memilih tinggal di rumah masing-masing karena khawatir hal serupa terjadi lagi. "Hingga sekarang warga masih diliputi perasaan was-was, takut hal serupa terulang," kata warga Mesuji, Hendra.
I wayan mengharapkan, aksi anarkis massa tidak terulang kembali sehingga warga maupun pegawai di lingkungan Pemkab Mesuji dapat menjalankan aktivitasnya sehari-hari. Selain itu warga yang membutuhkan pelayanan dari kantor itu juga menjadi terhambat akibat massa yang membakar kantor pemerintah tersebut. (mdk/has)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya