Kantin sekolah harus bebas boraks & formalin

Reporter : Yacob Billi Octa | Jumat, 9 Maret 2012 13:44




Kantin sekolah harus bebas boraks & formalin
Ilustrasi makanan/ dok merdeka.com

Merdeka.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengimbau setiap sekolah menyediakan kantin yang menyediakan makanan sehat. Makanan tersebut harus bebas boraks dan formalin.

"Di sekolah harus ada upaya kantin sehat, selain murah, makanannya juga terbebas dari formalin, boraks, dan pewarna," ungkap Kepala Biro Hukum dan Humas, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Hendri Siswadi kepada wartawan di Kantor BPOM, Jl Percetakan Negara, Jakarta, Jumat (8/3).

Selain itu, Hendri juga mengungkapkan peran serta guru dalam mengedukasi murid agar pintar dalam membeli jajanan juga penting. "Guru bisa memahami, bahwa untuk jajanan anak sekolah ini perlu berhati-hati," lanjutnya.

Saat ini BPOM bekerjasama dengan Kementerian Pendidikan dan Kementerian Kesehatan untuk mensosialisasikan kantin sehat di setiap sekolahan yang tersebar di seluruh Indonesia.

Namun, Hendri mengaku BPOM tidak memiliki wewenang menindak penjual jajanan berformalin. Oleh karena itu, BPOM melakukan kerjasama dengan Kejaksaan dan Kepolisian dalam mengambil langkah hukum.

"Dengan kepolisian, kita sudah ada satgas pemberantasan obat dan makanan ilegal. Dan nantinya Kejaksaan yang melakukan penuntutan kepada penjual makanan yang terbukti menggunakan zat terlarang pada makanan yang dijual," ungkap Hendri.

[ian]


Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG iREPORTER
LATEST UPDATE
  • Lihat Jokowi dikepung ribuan orang, Beniqno merinding
  • Bawa boneka Pikachu, pria nekat lompati pagar Gedung Putih
  • Ini identitas polisi Polres Jakut tewas dihantam Cirebon Ekspres
  • Jokowi batal umumkan menteri gara-gara peringatan KPK
  • Orang religius terbukti lebih suka nonton film porno
  • Cerita istri sewa pembunuh bayaran mutilasi suami asal Inggris
  • Menguak misteri patung kayu tertua di dunia, Shigir Idol
  • Kekerasan rumah tangga tak sekedar tinggalkan luka fisik!
  • Serangan jantung, kakek 63 tahun tewas di gerbong KA Brantas
  • Kementerian (masih) tanpa menteri
  • SHOW MORE