Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

\'Kado kecil\' dari KPK di HUT RI

\'Kado kecil\' dari KPK di HUT RI KPK. ©2012 Merdeka.com/dok

Merdeka.com - Tertangkapnya dua hakim tipikor di Semarang dinilai sebagai sebuah 'kado kecil' dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di saat peringatan HUT kemerdekaan Indonesia ke-67.

Mengapa untuk presiden SBY? Ketua DPP Golkar Hadjriyanto Thohari mengatakan, 'kado' tersebut ditujukan sebagai bentuk respon dari pidato presiden di hadapan anggota DPR mengenai penanganan korupsi yang sudah menjalar di jajaran eksekutif, legislatif, dan yudikatif. Bahkan hingga ke tingkat pemerintahan daerah.

"Kini KPK menangkap koruptor sehari kemudian. Ya itu "kado kecil kecil dalam bungkus kecil" dari KPK ke Presiden," kata Hadjriyanto saat dihubungi merdeka.com, Jakarta, Jumat (17/8).

Hadjriyanto menuturkan, baru saja presiden berpidato bahwa korupsi merupakan tantangan nomor satu bangsa Indonesia. Pernyataan presiden yang menyebutkan bahwa korupsi merupakan penghambat utama kesejahteraan rakyat, harus ditindak tanpa pandang bulu.

"Pidato Presiden SBY berisi maping yang sangat bagus tentang persoalan dan tantangan yang dihadapi bangsa ini, nomor satu adalah korupsi," ungkap Wakil Ketua MPR ini.

Dia mengakui, persoalan korupsi di negeri ini memang sudah mengakar sangat kuat. Aparat penegak hukum mulai dari Kejaksaan, Kepolisian, dan satuan-satuan Pengawas eksternal seperti BPK, dan Pengawas internal seperti Inspektorat Jenderal, BPKP, dinilai sudah kewalahan mencegah terjadinya korupsi. "Kini tinggal KPK seorang diri," jelas Hadjriyanto. (mdk/oer)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP