Kabut tebal mulai selimuti Gunung Salak
Merdeka.com - Menjelang siang hari, kabut mulai menyelimuti kawasan Gunung Salak. Tidak hanya kabut, cuaca di sekitar Gunung Salak juga mendung.
Pantauan merdeka.com yang ikut bersama tim SAR, kabut tebal ini sedikit mengganggu proses pencarian bangkai Pesawat Sukhoi Superjet 100. Semua tim lewat jalur darat berjalan kaki.
Sementara tim SAR lainnya sedang membangun helipad untuk pendaratan helikopter. Helipad itu dibangun di Desa Cijeruk Kabupaten Bogor. Posko baru ini diperuntukkan untuk mengevakuasi korban.
Informasi sementara, tim SAR pertama sudah mendekati lokasi jatuhnya pesawat. Diperkirakan, tim sampai ke lokasi jatuhnya pesawat dua jam lagi.
Pesawat ditemukan di puncak Gunung Salak. Posisinya di di 6.42013 S 3064441 derajat.
Sebelumnya, Pesawat Sukhoi Superjet 100 hilang kontak di kawasan Bogor, Jawa Barat sekitar pukul 14.51 WIB, Rabu (9/5). Pesawat itu berada di Indonesia dalam rangka demonstrasi penerbangan di Bandara Halim Perdanakusuma.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian pertunjukan keliling (road show) yang dilakukan oleh maskapai penerbangan Sukhoi Civil Aircraft di sejumlah negara di Asia Tenggara dan Asia Tengah. Pesawat itu mengangkut 39 penumpang dan 8 warga negara Rusia. (mdk/has)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya