Jokowi dilaporkan ke KPK soal dugaan korupsi

Reporter : Putri Artika R | Kamis, 30 Agustus 2012 15:02




Jokowi dilaporkan ke KPK soal dugaan korupsi
jokowi kampanye di jakarta timur. ©2012 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Sekelompok masyarakat yang tergabung dalam TS3 (Tim Selamatkan Solo, Selamatkan Jakarta, Selamatkan Indonesia) siang ini mendatangi KPK. Mereka ke KPK untuk melaporkan dugaan korupsi terhadap calon gubernur DKI Jakarta Jokowi.

Tampak rombongan tersebut membawa beberapa dokumen bukti-bukti dugaan korupsi Jokowi yang akan diserahkan di Humas KPK. Tertulis dalam buntelan dokumen-dokumen tersebut tertulis nama-nama sekolahan madrasah di Solo. Dalam selebaran rilisnya, tertulis Jokowi dilaporkan melakukan dugaan korupsi dengan total kerugian negara Rp 9,8 miliar.

"Wali Kota Surakarta telah mendapatkan laporan tentang mark up atau penggelembungan oleh saksi tapi tidak menindaklanjuti," ujar Divisi Hukum TS3 Kalono, di Gedung KPK, Jl Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Kamis (30/8).

Jokowi dituding membiarkan tindak pidana korupsi dengan menyebabkan kerugian negara sekitar Rp 9,838 miliar. TS3 menilai Jokowi harusnya dituntut dengan Pasal 3 jo Pasal 23 UU Tipikor dengan membiarkan tindak pidana korupsi terjadi. Jokowi pun dinilai melanggar Pasal 1 ayat 2 UU Pemerintahan Bersih dari KKN.

[hhw]
Suka artikel ini ?
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman

KUMPULAN BERITA
# Jokowi

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top
Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Serangan Umum 1 Maret & 'operasi senyap' Jokowi naikkan harga BBM
  • Ultah ke-24 tahun, Cakra Khan minta kado dari Syahrini
  • Asep, tukang palak preman yang tobat masuk IAIN jurusan Agama Islam
  • Ingin telinga sehat? Batasi dengar musik hanya satu jam sehari
  • 5 Sindiran Ahok soal dana siluman di APBD DKI
  • Tak ada biaya sekolah, pengacara kondang ini dulu suka palak preman
  • Lima pengakuan atheis mampir ke alam lain setelah mati suri
  • Jhony AO, si tukang mabuk tobat karena lontong sayur ustaz Arifin
  • Kisah TNI kesulitan lawan sumpit dan panah warga Serawak
  • Sempat wacanakan LSF dihapus, Triawan Munaf kini ogah komentar
  • SHOW MORE