Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jimly Asshiddiqie yakin insiden di Tolikara bukan konflik Agama

Jimly Asshiddiqie yakin insiden di Tolikara bukan konflik Agama Jimly Asshiddiqie. ©2015 merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Jimly Asshidqie ikut menanggapi soal pembakaran musala di ‎Kabupaten Tolikara, Papua, oleh sejumlah oknum yang tak dikenal. Jimly meminta publik tidak menyimpulkan perbuatan itu dilakukan oleh umat kristiani.

"Menurut saya bukan (umat kristiani). Tidak mencerminkan agama Kristen, ini kelompok garis keras di semua agama. Tidak boleh dipukul rata," kata Jimly di kediamannya, Jakarta, Sabtu (19/7).

Jimly juga mengimbau agar peristiwa ini tidak dipandang sebagai konflik agama. Sebab, jika hal ini dianggap sebagai konflik agama, menurut dia hanya akan memperkeruh keadaan.

"Bukan konflik Agama," tegasnya.

Seperti diketahui, kasus pembakaran masala di Tolikara, Papua bermula saat umat Islam Karubaga Kabupaten Tolikara hendak menjalankan Salat idul fitri.‎ Pembakaran musala yang dilakukan oleh sekelompok oknum yang tak dikenal itu terjadi menjelang salat Id, sekitar pukul 07.00 WIB, Jumat (17/7).

Muslim yang sedang khusyuk beribadah pun kaget dan langsung melarikan diri ke Koramil dan Pos 756/WMS untuk meminta perlindungan. Pihak Kepolisian setempat pun hingga kini masih menyelidiki‎ insiden tersebut.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP