Merdeka.com tersedia di Google Play


Jika aparat mandul, FPI akan sweeping tempat hiburan malam

Reporter : Didi Syafirdi | Sabtu, 6 Juli 2013 09:04


Jika aparat mandul, FPI akan sweeping tempat hiburan malam
demo fpi. ©2012 Merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Sweeping tempat-tempat hiburan malam di saat bulan puasa kerap kali dilakukan oleh organisasi massa (Ormas). Cara itu dilakukan karena ormas merasa gerah dengan aktivitas di bulan suci.

Jauh-jauh hari pihak kepolisian sudah mewanti-wanti agar ormas tidak main hakim sendiri. Jika memang masih ada tempat hiburan bandel, ormas diminta melaporkannya kepada pihak berwajib.

"Diharapkan kepada ormas-ormas untuk tidak melakukan langkah-langkah sendiri, harus diserahkan kepada petugas kita yang berada di lapangan. Berikan kesempatan kepada petugas aparatur negara untuk melakukan itu," kata Karo Penmas Mabes Polri, Brigjen Boy Rafli Amar.

Salah satu ormas yang getol melakukan sweeping adalah Front Pembela Islam. Bahkan, sering kali sweeping dilakukan secara anarkis dengan melakukan perusakan dan kekerasan.

Ketua DPP Front Pembela Islam (FPI) DKI Jakarta, Habib Salim Alatas mengatakan, jika FPI mengambil tindakan bukan berarti tanpa ada langkah sebelumnya. Biasanya, kata Salim, FPI sudah melaporkan hal tersebut, namun tak direspons.

"Jika Polri dan Pemda mandul, maka FPI akan tetap monitor dan sweeping," katanya kepada merdeka.com, Sabtu (6/7).

Menurut Salim, sudah ada peraturan daerah yang melarang tempat hiburan malam untuk tidak beroperasi selama bulan suci Ramadan. Tetapi, sering kali larangan itu dilanggar karena tak ada sikap tegas dari aparat.

"Kalau pejabat dan penjahat berkolaborasi dan kerjasama dalam maksiat, maka wajib disikat," tegas Habib Selon sapaan akrab Salim.

Beberapa kali FPI mengambil tindakan, kata Habib Selon, karena banyak masyarakat yang resah dengan tempat maksiat, judi dan dan panti pijat. "Masyarakat bergerak, ya FPI mendukung," tuturnya.

Untuk itu, Habib Selon meminta agar para pengusaha hiburan malam lebih menghormati datangnya bulan suci Ramadan. Pasalnya, di bulan-bulan biasa FPI tidak mengusik mereka.

"Tolong jangan bikin masalah. 11 Bulan kita diam, satu bulan hormatilah," tandasnya.

[has]


Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya


JANGAN LEWATKAN BERITA FOLLOW MERDEKA.COM
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita FPI, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar FPI.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup






Komentar Anda


Smart people share this
Back to the top

Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER TOP 10 NEWS
LATEST UPDATE
  • Pencurian motor di Kediri terulang, pemain Persik jadi korban
  • Melunak, Suryadharma Ali upayakan islah
  • Pertamina dapat dua tanker baru buatan PT PAL
  • Suryadharma Ali: PPP dan Prabowo belum koalisi formal
  • Romi sebut SDA bisa jadi Ketum PPP lagi kalau islah di Mukernas
  • Review: Man United tak berkutik di Goodison Park
  • Pemuda tewas tergantung di kebun tempat ia biasa kesurupan
  • Tengah malam, kubu kontra-SDA gelar rapat persiapan Mukernas
  • Habis 'kerokan', Ismail meninggal di bangku warung
  • Rekapitulasi suara di KPU Kota Tangerang tegang
  • SHOW MORE