Jemaah Tarekat Naqsabandiyah di Sumbar mulai puasa Minggu 7 Juli

Reporter : Hery H Winarno | Kamis, 4 Juli 2013 15:59

Jemaah Tarekat Naqsabandiyah di Sumbar mulai puasa Minggu 7 Juli
ramadan. ©REUTERS/Morteza Nikoubazl

Merdeka.com - Jemaah Tarekat Naqsabandiyah Sumatera Barat akan memulai puasa Ramadan 1434 pada Minggu, 7 Juli 2013. Ramadan kali ini, Tarekat Naqsabandiyah juga akan berpuasa selama 30 hari.


"Penentuan awal Ramadan sudah dilakukan dengan cara penghitungan penanggalan yang dihitung 360 hari sejak awal Ramadan 2012, dan kami akan melaksanakan ibadah puasa selama 30 hari," ungkap Edizon, salah seoarang jemaah Tarekat Naqsabandiyah di Surau Baitul Makmur, Kecamatan Pauh, Kota Padang, seperti dikutip dari Antara, Kamis (4/7).

Edizon menjelaskan, metode yang digunakan untuk menetukan awal puasa adalah hisab munjid yang berasal dari Mekkah. Metode perhitungan tersebut dibuat ulama besar di zaman Rasulullah dan telah dilakukan secara turun-temurun.

"Penentuan awal Ramadan dilakukan dengan cara menghitung 360 hari dari awal Ramadan tahun lalu di mana dalam setiap bulannya hanya terdapat 29 dan 30 hari," ujar Sekretaris Surau Baitul Makmur tersebut.

Selain hisab munjid, biasanya para jemaah Tareqat Naqsabandiyah, juga melakukan rukyatul hilal (melihat bulan) yang dilakukan tanpa alat bantu.

Dengan keputusan tersebut, sekitar 8.000 jemaah pengikut Tarekat Naqsabandiyah di Sumatera Barat akan mulai melaksanakan ibadah salat tarawih pada Sabtu (6/7) malam.

Di Kota Padang, terdapat puluhan masjid dan musala yang menjadi pusat peribadatan Jemaah Tarekat Naqsabandiyah dan tersebar di Kecamatan Pauh, Lubuk Kilangan, dan Lubuk Begalung.

Penentuan awal puasa Jemaah Naqsabandiyah ini dua hari lebih cepat daripada Muhammadiyah yang menetapkan awal Ramadan jatuh pada 9 Juli 2013. Sementara Kementerian agam belum menentukan awal puasa Ramadan 1434 H dan akan dilakukan sidang isbat terlebih dahulu yang dijadwalkan berlangsung pada 8 Juli.

"Tidak ada persoalan bagi kami jika penetapan Ramadan selalu berbeda dengan yang lain sebab kami punya dasar yang mengacu pada Alquran dan Hadits," kata Edizon.

rn

[hhw]

Rekomendasi Pilihan

KUMPULAN BERITA
# Ramadan 2013# Padang

Komentar Anda



BE SMART, READ MORE