Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jaksa hadirkan enam saksi usut proses lelang simulator SIM

Jaksa hadirkan enam saksi usut proses lelang simulator SIM Sidang perdana Djoko Susilo. ©2013 Merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Sidang terdakwa kasus dugaan korupsi pengadaan alat simulator Surat Izin Mengemudi (SIM) di Korlantas Polri 2011, Djoko Susilo, kembali digelar siang hari ini. Rencananya, Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghadirkan enam saksi dalam persidangan.

Agenda sidang hari ini mulai mendengarkan keterangan saksi. Enam saksi itu berasal dari perwakilan perusahaan peserta lelang dan pihak Bank BNI.

"Saksi yang dihadirkan adalah Warsono Sugantoro alias Jumadi, Anggiat Timbul Hutabarat, Ino Inggiano, Andif Muhfti, Parlin Saragih, dan Wilson Hutajulu," kata Pengacara Djoko, Juniver Girsang lewat pesan singkat, Selasa (21/5).

Sementara itu, menurut anggota tim jaksa penuntut umum, Kemas Abdul Roni, hari ini mereka bakal membuktikan dakwaan adanya manipulasi dan rekayasa dalam proses lelang simulator. Rekayasa itu dibuat untuk memenangkan PT Citra Mandiri Metalindo Abadi sebagai pemenang lelang.

"Kami panggil enam saksi. Satu dari Bank BNI, sisanya perwakilan perusahaan yang dipinjam benderanya buat ikut dalam proses lelang," katanya.

Dalam surat dakwaan Djoko, Warsono alias Jumadi adalah orang yang mendapat jatah dari pemenangan PT CMMA. Dia ditugaskan oleh Direktur PT inovasi Teknologi Indonesia mencari perusahaan yang bisa dipinjam benderanya untuk mengikuti lelang fiktif. Dari pekerjaannya, Warsono mendapat komisi Rp 20 juta.

Dalam proses lelang fiktif sekitar akhir Januari 2011, Warsono berhasil mengumpulkan empat perusahaan. Yakni PT Bentina Agung, PT Digo Mitra Slogan, PT Kolam Intan Prima, dan PT Pharma Kasih Sentosa.

PT Kolam Intan Prima diketahui sebagai anak perusahaan Grup Permai. Grup Permai adalah milik terpidana kasus suap Wisma Atlet, Muhammad Nazaruddin. (mdk/has)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP