Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

'Jabar provinsi terpadat, mudah disusupi ISIS'

'Jabar provinsi terpadat, mudah disusupi ISIS' Bendera ISIS. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Sebagai provinsi terpadat di Indonesia, Jawa Barat, rawan disusupi paham radikalisme, salah satunya Islamic State of Syria (ISIS). Kondisi geografis yang luas membuka kemungkinan pelatihan-pelatihan terorisme bisa terjadi di Jabar.

Seperti diketahui, ISIS adalah aliran garis keras yang selama ini menjadi perbincangan dunia. Apalagi diketahui 16 warga negara Indonesia (WNI) yang ditangkap saat hendak menyeberang ke Turki, 5 di antaranya tercatat sebagai warga Ciamis.

"Jabar penduduknya padat dan di tengah kepadatan penduduk itu gampang disusupi paham tertentu, dalam teori sosiologi gampang terjadi penyimpangan norma sosial," kata Sekretaris Umum MUI Jabar Rafani Achyar di Bandung, Sabtu (28/3).

Lantas bagaimana MUI Jabar menanggulanginya? Rafani menyebut untuk menangkal paham ISIS dirinya mengajak masyarakat untuk menolak paham yang tak sesuai dengan aqidah agama Islam.

"Memang menanggulangi ISIS ini harus semua elemen masyarakat dilibatkan, jadi bukan hanya pemerintah saja, jadi komponen masyarakat juga harus dilibatkan," ungkapnya.

MUI Jabar diakuinya akan melakukan road show ke seluruh daerah untuk berkoordinasi dengan MUI di setiap kabupaten/kota.

"Kami melakukan komunikasi dengan MUI di setiap daerah mengenai fatwa MUI tentang paham terorisme, jihad dan lainnya," ujarnya.

Tak hanya itu, pihaknya pun bahkan memberikan pembinaan kepada para dai guna meluruskan makna jihad sesungguhnya. Selama ini banyak paham eskapisme atau rasa ingin berjihad dengan cara yang tidak benar.

"Itu dijadikan doktrin, makannya pembinaan terhadap dai di seluruh Jabar iya, dan itu sudah jadi program kami, kami koordinasi dengan MUI di setiap daerah," ujarnya.

Oleh karena itu pihaknya meminta kepada warga Jabar untuk melaporkan kepada aparat di wilayah masing-masing jika melihat tindak tanduk kelompok tertentu yang mencurigakan.

"Apabila ada kelompok yang aneh segera lapor baik ke MUI atau kepada aparat terdekat," ungkapnya.

(mdk/dan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP