Mengaku anggota paspampres, Imam tipu Endah

Reporter : Aryo Putranto Saptohutomo | Kamis, 24 Januari 2013 02:04




Mengaku anggota paspampres, Imam tipu Endah
Paspampres. ©2012 Merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Komando Distrik Militer (Kodim) 0801 Pacitan, Jawa Timur, menangkap seorang lelaki berpura-pura menjadi anggota pasukan pengamanan presiden (Paspampres). Paspampres gadungan bernama Imam Syafi'i itu ternyata hendak menipu pacarnya dengan berdalih meminjam uang buat keperluan pernikahan.

Menurut jajaran intel Kodim 0801, Imam Syafi'i yang berasal dari Provinsi Riau itu adalah pekerja di sebuah perkebunan kelapa sawit. Mereka berhasil membekuk pria itu atas laporan dari keluarga pacarnya, Endah Dwi Lestari (25 tahun), warga Kecamatan Punung, Pacitan.

Imam dan Endah berkenalan sejak menjelang Idul Fitri tahun lalu. Ketika itu, menurut Imam, dia iseng menelepon secara acak ke beberapa nomor telepon seluler. Sampai suatu saat akhirnya terhubung dengan nomor ponsel milik Endah.

Setelah berbasa-basi, Imam kemudian mengajak Endah bertemu. Saat berkenalan, Imam yang memiliki dua kartu identitas itu mengaku sebagai anggota Paspampres berpangkat sersan satu.

"Kalau jadi TNI kan lebih dipercaya wanita," kata Imam kepada wartawan di Polres Pacitan, Rabu (23/1).

Selepas pertemuan pertama itu, Imam dan Endah lalu menjalin hubungan dan kerap bertemu. Imam yang tinggal di rumah salah satu saudaranya di Kecamatan Kebonagung, Pacitan, kerap beberapa kali bertandang ke rumah orang tua Endah, dan menyatakan ingin mempersunting gadis desa itu. Dengan alasan mengurus keperluan menikah, Paspampres gadungan itu kemudian meminjam uang pada Endah sebanyak Rp 2 juta. Endah saat itu belum sadar jika dia tengah ditipu Imam.

Namun, lambat laun keluarga Endah mulai curiga dengan gerak-gerik Imam. Mereka merasa Imam kerap memberi keterangan berbelit setiap kali diminta bercerita soal tugas dan pekerjaannya di Korps Baret Biru Muda itu.

Salah satu anggota keluarga Endah kemudian melaporkan kecurigaan itu ke Kodim 0801 Pacitan. Setelah menerima pengaduan, intel dari provost Kodim 0801 Pacitan mulai mengintai Imam.

Setelah beberapa waktu diintai, intel dari Kodim 0801 yakin Imam adalah anggota Paspampres gadungan. Mereka lalu melakukan penangkapan.

Intel Kodim 0801 akhirnya membekuk Imam Syafi'i, sesaat setelah menerima uang Rp 2 juta dari Endah. Duit itu diambil dari mesin anjungan tunai mandiri (ATM) di Kota Pacitan. Provost kemudian menyerahkan Imam ke Polres Pacitan buat mempertanggungjawabkan perbuatannya.

"Tersangka saat ini sudah kami tahan. Barang bukti hasil penipuannya kami sita untuk kepentingan penyidikan," kata Kasat Reskrim Polres Pacitan, AKP Sukimin.

[has]

KUMPULAN BERITA
# Kriminal# Penipuan

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG iREPORTER

LATEST UPDATE
  • Jadi 'kekasih' Vino G Bastian, Tantri Kotak canggung
  • Sekjen PDIP: Rekomendasi Megawati ketum lagi tidak diskenariokan
  • Tolak berhenti, anggota TNI dipukul tongkat oleh polisi cepek
  • Mereka berpegangan tangan selama kurang lebih 700 tahun
  • Jokowi: 80 persen PPP dan PAN merapat
  • Gelar apel akbar, Gerindra beri arahan 5.000 kader pasca pilpres
  • Pecinta kuliner rela antre jika cita rasa memuaskan
  • Aniaya Kekasih, Kim Hyun Joong bakal jadi Chris Brown Korea?
  • Bagaimana nasib Festival Banyuwangi usai ditinggal Bupati Anas?
  • Jokowi yakin Koalisi Merah Putih tak bertahan lama
  • SHOW MORE