Hari Bhayangkari, polwan cantik menari tor tor
Merdeka.com - Lebih dari 2.000 polwan dan istri polisi menari tor tor (manortor) bersama di Lapangan Merdeka Medan, Sabtu (22/9) pagi. Mereka menari massal untuk memperingati Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-60.
Para polwan dan istri polisi dari seluruh Sumatera Utara ini mengenakan busana adat Batak, lengkap dengan ulosnya. Saat manortor, mereka membentuk formasi unik. Barisan mereka membentuk tulisan "HKGB 60".
Para penari juga membawa kain aneka warna yang dibentangkan di sela-sela tarian. Warna-warna itu melambangkan keberagaman di Sumatera Utara.
"Acara ini sengaja kita gelar untuk melestarikan budaya kita," Ketua Bhayangkari Sumut Mutiara Wisjnu Amat Sastro.
Dia memaparkan, yang menari tortor ini merupakan keluarga besar Bhayangkari Sumatera Utara. "Kenapa ibu-ibu? Karena ibu-ibulah yang diharapkan dapat mendidik anak-anaknya untuk mencintai budaya sendiri. Kita lihat, sekarang ada budaya Korea, bahkan Gangnam Style, yang cepat sekali ditiru anak-anak kita. Jangan sampai mereka melupakan budaya kita yang sudah ada sejak berabad-abad," ucap Mutiara.
Kegiatan memperingati HKGB ke-60 ini juga menjadi ajang silaturahmi bagi para anggota Bhayangkari. Kapolda Sumut Irjen Wisjnu Amat Sastro dan sejumlah pejabat Polda Sumut pun turut menari dan berfoto bersama mereka. (mdk/ian)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya