Hakim Tipikor perintahkan KPK cabut blokir rekening Hartati

Reporter : Aryo Putranto Saptohutomo | Kamis, 6 Desember 2012 12:09




Hakim Tipikor perintahkan KPK cabut blokir rekening Hartati
hartati diperiksa KPK. ©2012 Merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta memerintahkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera mencabut pemblokiran sejumlah rekening milik terdakwa kasus suap bupati Buol, Siti Hartati Murdaya . Menurut majelis hakim, uang dalam rekening itu tidak terbukti sebagai hasil tindak pidana korupsi.

"Berdasarkan pertimbangan, majelis hakim memerintahkan jaksa penuntut umum mencabut blokir rekening atas nama Siti Hartati Murdaya , karena tidak terbukti sebagai hasil tindak pidana korupsi," kata Hakim Ketua Gusrizal Lubis saat membacakan ketetapan usai sidang lanjutan pada Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Kamis (6/12).

Menurut Hakim Ketua Gusrizal, pemblokiran rekening itu memang wewenang dari jaksa penuntut umum saat penyidikan. Tetapi, majelis hakim kembali mempertimbangkan mencabut blokir setelah menelaah permintaan Siti Hartati Murdaya ta memerintahkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera mencabut pemblokiran sejumlah rekening milik terdakwa kasus suap bupati Buol, Siti Hartati Murdaya . Menurut majelis hakim, uang dalam rekening itu tidak terbukti sebagai hasil tindak pidana korupsi.

"Berdasarkan pertimbangan, majelis hakim memerintahkan jaksa penuntut umum mencabut blokir rekening atas nama Siti Hartati Murdaya , karena tidak terbukti sebagai hasil tindak pidana korupsi," kata Hakim Ketua Gusrizal Lubis saat membacakan ketetapan usai sidang lanjutan pada Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Kamis (6/12).

Menurut Hakim Ketua Gusrizal, pemblokiran rekening itu memang wewenang dari jaksa penuntut umum saat penyidikan. Tetapi, majelis hakim kembali mempertimbangkan mencabut blokir setelah menelaah permintaan Siti Hartati Murdaya ta memerintahkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera mencabut pemblokiran sejumlah rekening milik terdakwa kasus suap bupati Buol, Siti Hartati Murdaya . Menurut majelis hakim, uang dalam rekening itu tidak terbukti sebagai hasil tindak pidana korupsi.

"Berdasarkan pertimbangan, majelis hakim memerintahkan jaksa penuntut umum mencabut blokir rekening atas nama Siti Hartati Murdaya , karena tidak terbukti sebagai hasil tindak pidana korupsi," kata Hakim Ketua Gusrizal Lubis saat membacakan ketetapan usai sidang lanjutan pada Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Kamis (6/12).

Menurut Hakim Ketua Gusrizal, pemblokiran rekening itu memang wewenang dari jaksa penuntut umum saat penyidikan. Tetapi, majelis hakim kembali mempertimbangkan mencabut blokir setelah menelaah permintaan Siti Hartati Murdaya dan penasihat hukumnya pekan lalu.

Beberapa rekening Hartati Murdaya

[dan]

KUMPULAN BERITA
# KPK# Suap Bupati Buol

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG iREPORTER
LATEST UPDATE
  • Lantik pimpinan DPR tandingan, Kubu Jokowi ingin MA hadir
  • Kubu Jokowi gelar rapat paripurna DPR tandingan, ini agendanya
  • Galaxy A Series, 3 'Senjata' baru Samsung siap rilis November
  • Komisi III DPR akan panggil Menkum HAM dan Kapolri pekan depan
  • Hatta nilai pimpinan DPR tandingan justru ganggu pemerintah
  • Ketua DPRD DKI kecewa lihat Kadis PU banyak omong
  • Akhirnya, tampilan dari karakter TERMINATOR: GENISYS terungkap!
  • Deteksi penyakit kulit eksim hanya dengan selfie
  • Vettel: Red Bull tahan kepergian saya ke Ferrari
  • Para calon ketum Golkar desak Munas paling lambat Januari 2015
  • SHOW MORE