Guru di Puncak Jaya tewas ditembak orang tak dikenal
Merdeka.com - Penembakan di Papua kembali terjadi. Setelah warga negara Jerman ditembak di Jayapura, seorang guru SD Inpres Dondobaga, Distrik Mulia, Puncak Jaya, juga tertembus peluru panas oleh orang tak dikenal.
Anthon Arung Tandila (36) tewas ditembak pada Selasa (29/5) malam sekitar pukul 19.30 WIT. Di hari yang sama Dietma Pieper (55), warga negara Jerman, ditembak di pantai Base G, Jayapura, sekitar pukul 12.00 WIT. Pieper menderita luka.
Kapolres Puncak Jaya AKBP Marcelis mengatakan penembakan terhadap Anthon berawal saat korban yang juga membuka warung sembako di rumahnya didatangi pembeli yang hendak membeli gula pasir.
"Saat melayani pembeli korban ditembak dari luar rumah," kata Marcelis.
Ditanya jenis senjata yang digunakan pelaku, Marcelis belum dapat memastikan. Sebab istri korban masih nampak trauma sehingga tidak bisa memberikan keterangan lebih banyak.
Saat ini jenazah korban masih berada di RSUD Mulia. Rencananya, jenazah korban akan diterbangkan ke Toraja lewat Jayapura dan Makassar. (mdk/ren)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya