Gubernur Bali serukan ritual di lokasi kecelakaan Lion Air

Reporter : Mustiana Lestari | Minggu, 14 April 2013 15:55




Gubernur Bali serukan ritual di lokasi kecelakaan Lion Air
evakuasi lion air. ©AFP Photo

Merdeka.com - Gubernur Bali I Made Mangku Pastika menginstruksikan para pemuka agama Hindu untuk menggelar ritual pembersihan secara niskala di lokasi jatuhnya pesawat Lion Air di Pantai Segara, Kuta, Bali.

"Para tokoh adat dan agama pasti sudah memikirkan hal itu, karena kepercayaan masyarakat Bali sangat kuat terhadap dunia skala (nyata) dan tidak nyata (niskana) sehingga setiap terjadi musibah tetap terkait dengan prinsip-prinsip tersebut," katanya usai bersembahyang di Merajan Agung Griya Taman Manuaba di Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, Minggu (14/4).

Mangku Pastika sembahyang di Griya Agung Taman Manuaba didampingi istrinya, Ni Made Ayu Putri, pemuka agama Hindu Ida Pedanda Gede Oka Manuaba, dan para siswa di griya tersebut.

Menurut dia, pembersihan tempat atau lokasi kecelakaan maskapai penerbangan nasional tersebut secara adat dan agama dilaksanakan sesuai nilai-nilai tradisi dan spiritual Bali, untuk memohon petunjuk dan keselamatan para pengguna jasa angkutan udara di bandara tersebut.

Pelaksaan pembersihan ini tidak bisa dilakukan sesegera mungkin karena masih harus melihat hari baik sesuai kepercayaan masyarakat Bali, selain juga tetap mempertimbangkan aspek kelancaran transportasi udara dengan tidak mengganggu aktivitas penerbangan di Bandara Ngurah Rai itu.

Sementara itu, terkait dengan kecelakaan tersebut, Pastika belum bisa mengambil langkah lebih lanjut dan masih menunggu hasil penyelidikan oleh Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk bisa ditindaklanjuti lebih mendalam.

Seperti halnya tragedi Bom Bali 2002 yang merenggut banyak nyawa orang yang tidak berdosa, setelah kejadian tersebut selesai diproses secara hukum, maka pemerintah melakukan persembahyangan bersama untuk membersihkan lokasi termasuk Pulau Bali dari ancaman mara bahaya lainnya.

Lion Air jurusan Banjarmasin-Bandung-Denpasar yang mengangkut 95 penumpang dewasa, tiga anak-anak, satu bayi, dan tujuh awak tergelincir di ujung barat landasan pacu Bandara Ngurah Rai dan jatuh di Pantai Segara, Sabtu (13/4) pukul 15.35 Wita.

Bagian belakang pesawat yang tinggal landas dari Bandara Hussein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat, pada pukul 12.48 WIB itu terbelah dan mengapung di Pantai Segara, Kuta.

Tidak ada korban meninggal dunia dalam musibah dengan nomor penerbangan JT-904 itu. Seluruh penumpang dan awak berhasil dievakuasi oleh nelayan, petugas SAR, dan petugas Polda Bali.

[tts]

KUMPULAN BERITA
# Lion Air Jatuh

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya







Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG iREPORTER
LATEST UPDATE
  • Wah, manusia ternyata lebih percaya alien ketimbang Tuhan
  • Natasha Rizki, ibu muda cantik dengan gaun pink
  • Apa perlu Jokowi turun tangan atasi kisruh DPR tandingan?
  • Royal Blood: Musik Rock Itu Tidak Pernah Mati!
  • Merek asing masuk karena laku
  • Gedung Arsip di Cikini roboh, 4 orang tewas
  • Wih, final trailer 'MOCKINGJAY PART 1' telah dirilis! Simak yuk!
  • Jakarta bisa jadi tujuan wisata belanja
  • Lagi pinjam spidol, siswa SMP babak belur dianiaya guru agama
  • Meski lebih muda, Dahlan akui Menteri Rini lebih berpengalaman
  • SHOW MORE