Gara-gara ulama telat bayar kredit, 2 ormas bentrok
Merdeka.com - Karena sang ulama telat membayar angsuran kredit kendaraan, 16 gabungan organisasi masyarakat di Sukabumi terlibat bentrok dengan Pemuda Pancasila di Lapangan Merdeka, Kota Sukabumi.
"Kami awalnya hanya ingin berunjuk rasa ke Mapolres Sukabumi Kota, untuk meminta pertanggung jawaban oknum leasing yang telah mencemarkan nama baik ulama kami Asep Sirodjudin. Dan minta klarifikasi tindakan debt collector yang seenaknya merampas kendaraan kredit hanya dikarenakan telat membayar angsuran," kata koordinator aksi, Jabbarudin Wukuf seperti dilansir Antara, Kamis (14/6).
Bentrokan mengakibatkan massa dari kedua pihak terluka karena saling pukul. Meskipun polisi berhasil melerai bentrokan, hingga saat ini petugas masih berjaga di sekretariat Pemuda Pancasila. Bahkan Lapangan Merdeka sempat ditutup untuk umum.
Pasca bentrokan, dua kantor pembiayaan kredit di daerah Bojong Genteng dan NSF Finance di Kecamatan Cibadak, dirusak ratusan massa. Massa dari datang arah Sukabumi yang mengendarai sepeda motor.
Untuk mengantisipasi bentrokan selanjutnya, polisi melakukan pengawalan dari kedua belah massa.
"Pemuda Pancasila juga merupakan mitra kami dan kami melakukan aksi ini secara damai serta tidak ada maksud untuk membuat aksi kekerasan," tambahnya. (mdk/dan)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya