Gali septic tank, warga Magelang temukan batu bersejarah

Reporter : Parwito | Kamis, 4 April 2013 16:30




Gali septic tank, warga Magelang temukan batu bersejarah
Penemuan batu sejarah di Magelang. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Penemuan batu yang diduga kuat peninggalan sejarah zaman Budha menggegerkan warga Dusun Trisib, Desa Tampir, Kecamatan Candimulyo, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Batu yang berbentuk bulat segi delapan ini ditemukan oleh Marji (47) persis di sebelah rumahnya.

Marji mengaku menemukan batu tersebut saat akan membuat septic tank atau tempat pembuangan tinja jamban untuk kamar mandinya.

"Sejak seminggu yang lalu buat septic tank. Terus, sudah selama dua hari keduk dan hari kedua baru menemukan sekitar jam 09.00 WIB. Masang tiga bis untuk septic tank, terus kena cangkul. Kok ada batu, akhirnya saya keduk semakin tak keduk-keduk ada pahatan batunya," ungkap Marji saat ditemui merdeka.com di tempat penemuan, Kamis (4/4).

Penasaran menemukan batu yang aneh bentuknya, akhirnya Marji pun bersama tetangganya Wanto menghentikan pembuatan septic tank. Keduanya kemudian malah meneruskan penggalian batu yang diduga Marji adalah bagian atas candi, prasasti atau pepunden itu.

"Saya semakin penasaran, kok bentuknya bukan batu biasa. Bulat membentuk segi delapan, bawah sandaran bulatan itu kotak. Diameter bulatan 150 cm, tinggi 70 cm, lebar 42 cm X 45 cm," ungkapnya.

Kabar penemuan itupun, akhirnya menyebar keseluruh pelosok desa dan mengakibatkan ratusan warga desa sekitar berbondong-bondong mendatangi rumah Marji. Sebab, mereka penasaran dengan penemuan batu bersejarah itu.

Akhirnya, sekitar pukul 12.00 WIB aparat kepolisian dan perangkat desa serta kecamatan mendatangi rumah Marji karena mendapat laporan dari warga bahwa ada penemuan batu bersejarah di rumah Marji.

"Belum lapor, tapi karena sudah banyak warga datang, terus ada yang menghubungi Kapolsek dan Pak Lurah langsung datang ke sini," jelasnya.

Hingga sore ini, ratusan warga sekitar Magelang terus berdatangan untuk melihat hasil temuan Marji. Namun, saat ini proses pembuatan septic tank yang dilakukan Marji langsung diberhentikan.

Polisi yang datang ke lokasi langsung memasang garis kuning yang mengitari sekitar tempat penemuan batu itu. Hal ini dilakukan untuk menghindari para warga yang menonton merusak bentuk batu yang berada di kedalaman sekitar lima meter lebih di permukaan tanah samping rumah Marji itu.

[hhw]
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman

KUMPULAN BERITA
# Benda Cagar Budaya

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Lempari polisi dengan telur, 4 mahasiswa ditangkap saat demo BBM
  • Ilmuwan Israel temukan cara meretas komputer tanpa harus online!
  • 10 Nama pemain sepakbola ini buat lidah keseleo
  • Napi pelaku pelecehan seksual anak disodomi sipir Lapas Abepura
  • Sikap bertetangga Australia
  • Percepat Munas Golkar, Ical dinilai jilat ludah sendiri
  • Wali kota Solo protes data penerima kompensasi BBM dari pusat
  • Dubes AS blusukan ke Banyuwangi rayakan Thanksgiving
  • Kejagung limpahkan kasus penipuan Rp 5,1 M ke Kejari Solo
  • Remaja kota kini banyak lakukan pernikahan dini
  • SHOW MORE