FUI: Penangkapan teroris di masjid buat citra Islam buruk

Reporter : Eko Prasetya | Kamis, 1 November 2012 15:01

FUI: Penangkapan teroris di masjid buat citra Islam buruk
Densus 88. ©2012 Merdeka.com/dok

Merdeka.com - Densus 88 menangkap terduga teroris, Nanto (39) yang sedang membagikan daging kurban di Masjid Baitul Karim, Tanah Abang, Jakarta Pusat, saat perayaan Idul Adha, Sabtu (27/10). Hal itu dinilai menunjukan Densus sengaja membuat citra Islam buruk.


"Ini seperti kesengajaan membuat cinta buruk gerakan Islam dan mencoreng institusi Polri yang baru-baru diguncang isu korupsi simolator SIM," ujar Sekertaris Jenderal Forum Umat Islam (FUI) Muhammad Al Khaththath di kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI), Jakarta, Kamis (1/11).

Khaththath menambahkan penangkapan di masjid juga merupakan pelecehan terhadap pelaksanaan ibadah umat Islam. Apalagi tindakan Densus jelas mengarah pada terorisasi pengurus masjid dan pelaku ibadah.

"Padahal yang bersangkutan tidak melakukan tindakan yang mereka tuduhkan. Densus juga tidak menemukan bom dalam penggerebekan di rumah kontrakan Palmerah maupun di depan rumah orangtuanya," katanya.

Dia juga meminta Kaporli untuk menjaga keselamatan dan kesehatan Nanto. Dia juga mengimbau agar para ulama ormas Islam dapat meningkatkan persatuan dan kesatuan dalam menghadapi provokasi.

"Ulama, habieb, dan seluruh umat Islam bersatu dari intimidasi yang mengandung unsur-unsur Islamophobia yang hendak mengkriminalilsai dan menterorisa umat Islam," paparnya.

[did]

Rekomendasi Pilihan

KUMPULAN BERITA
# Terorisme

Komentar Anda



BE SMART, READ MORE