Merdeka.com tersedia di Google Play


Film Soekarno, proyek besar Hanung Bramantyo

Reporter : Laurencius Simanjuntak | Sabtu, 25 Mei 2013 09:00


Film Soekarno, proyek besar Hanung Bramantyo
Soekarno. ©2012 Merdeka.com/dok

Merdeka.com - Film Soekarno 'Indonesia Merdeka' adalah biographical film (biopic) kedua dari sutradara Hanung Bramantyo setelah 'Sang Pencerah', yang menceritakan kiprah pendiri Muhammadiyah, KH Ahmad Dahlan. Hanung tertarik membuat film ini karena menurutnya Soekarno punya kisah yang lengkap.

Dari berbagai tokoh yang ada, menurut Hanung, hanya Soekarno yang mempunyai kisah lengkap soal ketokohannya sekaligus cerita soal pribadinya sebagai laki-laki.

" Soekarno punya dua hal lengkap, baik dari sisi ketokohan, kiprahnya kepada bangsa, kepada kemanusiaan, hal-hal di luar pribadinya, maupun dengan hal-hal yang ada di dalam pribadinya sebagai laki-laki dan sebagai ayah," kata Hanung saat berbincang dengan merdeka.com, Jumat (25/10)

Dia membandingkan Soekarno dengan tokoh lain seperti Tan Malaka. Menurut Hanung, ketokohan Tan sebagai pejuang kemerdekaan memang sangat kuat. "Namun cerita soal pribadinya, keluarganya, istrinya sangat minim," kata Hanung yang juga mencontohkan KH Ahmad Dahlan dalam film Sang Pencerah.

Tak hanya kisah yang lengkap, buku dan literatur Soekarno juga sangat memadai. Hal itu juga, kata Hanung, yang membuat riset film tidak terlalu lama. Riset intensif hanya dilakukan Hanung tiga sampai enam bulan. "Artinya saya benar-benar buka literatur ya di situ," kata Hanung.

Riset juga terasa lebih mudah karena Hanung kebetulan pembaca buku-buku Soekarno . Sebut saja 'Di Bawah Bendera Revolusi' dan 'Bung Karno: Penyambung Lidah Rakyat Indonesia' yang ditulis Cindy Adams. "Itu buku yang saya baca dari dulu," ujar langganan sutradara terbaik ini.

Tidak semua kisah hidup Soekarno digambarkan dalam film yang diproduseri Raam Punjabi ini. Sesuai judulnya 'Indonesia Merdeka', film hanya difokuskan pada peran Soekarno sebagai seorang pejuang kemerdekaan bangsanya dan sebagai seorang proklamator.

Latar kemerdekaan yang diambil ini juga mempunyai konsekuensi tidak semua istri-istri Soekarno ditampilkan dalam film. Karena film berlatar kisah tahun 1929 hingga tahun 1945 - penyergapan di Bandung sampai proklamasi kemerdekaan - maka istri Soekarno yang ditampilkan hanya Inggit Ganarsih dan Fatmawati.

Sementara Oetari, anak HOS Tjokroaminoto, yang dinikahi pertama kali oleh Soekarno tidak dimasukkan karena berlatar tahun 1921, yakni saat Soekarno muda sekolah dan kos di Surabaya. "Saat Soekarno di penjara Sukamiskin (Bandung, 1929), Oetari juga kan sudah dicerai," jelas Hanung.

Hanung menjamin tidak ada kontroversi dalam film Soekarno ini, seperti karyanya yang sudah-sudah. Malah Hanung mengakui fokus 'Indonesia Merdeka' yang diambil juga salah satunya untuk menghindari potensi merugikan pihak-pihak tertentu.

"Seperti ABRI, Soeharto, PKI," kata Hanung jika saja akhir cerita ditutup dengan wafatnya Soekarno pada 1970.

Sutradara muda ini juga tidak menampik, salah satu pihak yang berpotensi dirugikan jika kisah film ditutup sampai Soekarno wafat adalah keturunan sang proklamator sendiri. Maklum saja, sampai akhir hidupnya, Soekarno menutup kisah cintanya dengan menikahi sembilan istri, yang keturunannya beranak pinak hingga sekarang.

Soal gambar, Hanung mengatakan sangat meminimalisir adegan Soekarno berpidato. Hanung lebih memilih adegan-adegan Soekarno sebagai negosiator dalam memperjuangkan kemerdekaan, demi meminimalisir pertumpahan darah.

" Soekarno tahu benar, Jepang haus darah, dan akan jadi terjadi pembantaian besar-besaran kalau tidak berkolaborasi," ujar Hanung.

Film dengan anggaran Rp 12 miliar ini akan dirilis pada Desember mendatang. Saat ini, Hanung masih disibukkan oleh syuting di Yogyakarta. Syuting akan dilakukan berpindah-pindah kota sampai Juli mendatang.

[dan]


Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya


JANGAN LEWATKAN BERITA FOLLOW MERDEKA.COM
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Film Biopic, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Film Biopic.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup






Komentar Anda


Smart people share this
Back to the top

Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER TOP 10 NEWS
Most Viewed Editors' Pick Most Comments

TRENDING ON MERDEKA.COM

LATEST UPDATE
  • Lima kecelakaan kapal renggut ribuan nyawa
  • Satu handuk dipakai bareng, 150 lebih warga Asmat idap kusta
  • Amien Rais: Partai Islam sepakat berkoalisi
  • 4 Alasan terbuka peluang koalisi partai Islam
  • 5 Hal yang bikin wanita merasa terkekang saat pacaran
  • PPP kisruh, Suryadharma makin jatuh cinta pada Prabowo
  • 5 Kemarahan orang tua korban anak TK JIS yang disodomi
  • Libur panjang akhir pekan, Jakarta-Cikampek padat merayap
  • Cedera, musim Neymar berakhir
  • Mike Lewis setuju Farah Quinn bercerai dari suami
  • SHOW MORE